Mendapatkan kesempatan wawancara manajemen proyek adalah pencapaian besar. Namun, Anda hanya akan mendapatkan kesempatan untuk bekerja jika Anda mempersiapkan diri untuk wawancara dengan benar. Dalam artikel ini, kami membahas beberapa pertanyaan dan jawaban wawancara manajer proyek yang paling umum sehingga Anda dapat menguasai wawancara ini dan mendapatkan pekerjaan.
Selamat! Anda lolos wawancara untuk posisi manajer proyek. Namun, tepat setelah Anda mencatat tanggalnya di Kalender, Anda mulai merasa gugup akan wawancara tersebut. Pikiran Anda mulai berpikir: Pertanyaan apa yang akan mereka ajukan kepada Anda? Bagaimana Anda dapat mempersiapkan dan memastikan Anda tampak percaya diri? Apakah Anda memiliki keterampilan manajemen proyek yang diperlukan untuk meraih kesuksesan?
Tarik napas dalam-dalam—kami siap membantu. Jika Anda memiliki wawancara untuk posisi manajer proyek yang akan datang, postingan ini cocok untuk Anda.
Sebelum kita membahas pertanyaan wawancara manajer proyek yang umum, mari kita lihat apa yang sebenarnya dilakukan oleh manajer proyek.
Jabatan manajer proyek telah berubah secara signifikan selama bertahun-tahun. Awalnya, peran manajer proyek adalah posisi teknis yang sangat terspesialisasi, dan manajer proyek sendiri disertifikasi dalam alat manajemen proyek yang rumit dan kompleks. Untungnya, alat manajemen proyek modern telah membuat manajemen proyek dapat diakses oleh berbagai peran yang lebih luas—dan sekarang, sering kali, manajer proyek kurang berfokus pada elemen teknis dan lebih berfokus pada menyelaraskan pemangku kepentingan, mendorong kejelasan, dan mencapai gol proyek.
Definisi manajemen proyek bervariasi antarperusahaan, bagian, dan jabatan. Misalnya, di Asana, kami percaya bahwa jika Anda mengelola proyek, Anda adalah manajer proyek, apa pun jabatan Anda.
Untuk memahami hal yang diharapkan pewawancara dari Anda sebagai manajer proyek, pelajari deskripsi pekerjaan secara cermat untuk memahami tanggung jawab utama posisi yang Anda lamar. Anda dapat menggunakan templat kartu skor wawancara atau templat panduan wawancara untuk mengoordinasikan persiapan Anda dengan keterampilan dan kualitas yang akan dievaluasi oleh tim perekrutan.
Jika Anda tahu persis hal yang akan dilakukan oleh manajer proyek ini, Anda dapat menggunakan informasi ini untuk mempersiapkan wawancara dengan lebih baik. Ini juga akan membantu Anda menentukan pertanyaan dan jawaban mana di bawah ini yang paling membantu untuk persiapan wawancara Anda.
Buat templat perencana harianMeskipun secara teknis ini bukan pertanyaan, sering kali ini akan menjadi hal pertama yang ingin dibicarakan oleh pewawancara. Anggap jawaban Anda sebagai elevator pitch—ini kesempatan Anda untuk merangkum secara singkat siapa Anda, alasan Anda di sini, dan apa yang menjadikan Anda kandidat terbaik.
Maksud pertanyaan: Bagi pewawancara, ini cara terbaik untuk memulai percakapan, memberi kandidat kesempatan untuk menjawab, dan memberikan kesan pertama. Pewawancara ingin mencari tahu siapa Anda sebagai pribadi dan mengapa Anda melamar.
Cara menjawab: Jelaskan secara singkat proyek terakhir atau jabatan Anda saat ini. Kemudian sebutkan beberapa keterampilan perencanaan proyek yang telah Anda pelajari di pekerjaan sebelumnya dan bagaimana hal tersebut mempersiapkan Anda untuk posisi ini. Tetap positif, jujur, dan tunjukkan semangat Anda.
Yang tidak boleh dikatakan: Jangan hanya menyatakan kembali resume Anda. Pewawancara sudah melihatnya. Beri tahu mereka sesuatu yang tidak mereka ketahui dan tidak dapat diketahui dari resume Anda saja. Selain itu, tetaplah profesional dan pahami situasi—tidak semua pewawancara peduli dengan anak anjing baru Anda (sayangnya).
Baca: 15 contoh elevator pitch kreatif untuk setiap skenarioKarena bekerja dari rumah telah menjadi hal biasa bagi banyak perusahaan, Anda mungkin harus mengelola tim yang sepenuhnya bekerja dari jarak jauh baik sekarang atau di masa depan. Posisi manajer proyek sering kali merupakan pemimpin tim atau pemimpin proyek, sehingga pewawancara mungkin ingin mengetahui lebih banyak tentang pengalaman Anda di bidang ini.
Maksud pertanyaan: Manajer virtual menghadapi lebih banyak tantangan daripada manajer yang berbagi ruang kantor yang sama dengan rekan tim mereka. Pewawancara ingin mencari tahu apakah Anda memiliki pengalaman sebelumnya dalam mengelola tim virtual.
Cara menjawab: Jika Anda memiliki pengalaman mengelola tim jarak jauh, itu bagus! Bicarakan tentang beberapa tantangan yang Anda hadapi saat tidak bertemu langsung dan bagaimana Anda mengatasinya. Jika Anda tidak memiliki banyak pengalaman yang relevan, bicarakan tentang cara menggunakan alat manajemen proyek dan latihan ikatan tim untuk terhubung, berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan tim jarak jauh.
Yang tidak boleh dikatakan: Jangan meremehkan tantangan untuk menjaga agar anggota tim virtual tetap termotivasi dan terlibat. Pewawancara perlu mengetahui bahwa Anda menganggap penting moral tim dan memahami apa yang diperlukan untuk terhubung dengan tim di dunia kerja jarak jauh.
Baca: 6 Kiat Membangun Budaya Organisasi yang Kuat, Menurut Pemimpin AsanaJika tim proyek Anda tidak merasa termotivasi, mereka akan kesulitan menyelesaikan pekerjaan berdampak tinggi. Hal ini dapat menyebabkan penundaan proyek dan kurangnya kualitas dalam hasil akhir. Sebagai manajer proyek, salah satu tanggung jawab Anda adalah mengetahui cara menjaga agar tim tetap termotivasi dan bergerak menuju tujuan proyek.
Maksud pertanyaan: Pewawancara ingin mencari tahu taktik Anda untuk menjaga keterlibatan dan motivasi tim.
Cara menjawab: Anda dapat memulai dengan menjelaskan lingkungan kerja yang ingin Anda bangun untuk tim. Selain tempat di mana rekan tim merasa dihargai, diperhatikan, dan dipahami, penting juga untuk menetapkan gol dan ekspektasi yang transparan untuk tim Anda. Jelaskan bagaimana menetapkan milestone proyek yang realistis tidak hanya membuat proyek tetap sesuai rencana, tetapi juga mendorong kerja tim yang efektif.
Yang tidak boleh dikatakan: Jangan membahas tentang imbalan uang seperti kenaikan gaji atau promosi. Tim yang menyelesaikan pekerjaan hanya karena motivasi ekstrinsik tidak akan merasa terpenuhi seperti tim yang merasakan motivasi intrinsik untuk berkinerja dengan baik.
Baca: Cara mengatur, mencapai, dan merayakan milestone proyekAda beberapa gaya kepemimpinan yang berbeda di luar sana, dan meskipun beberapa mungkin lebih populer daripada yang lain, tidak ada gaya kepemimpinan yang benar atau salah. Faktanya, anggota tim Anda mungkin mendapat manfaat dari berbagai gaya kepemimpinan, tergantung pada kepribadian unik mereka, proyek yang sedang mereka kerjakan, dan tantangan yang mereka hadapi.
Makna pertanyaan: Meskipun istilah kepemimpinan dan manajemen sering digunakan secara bergantian, tidak setiap manajer adalah pemimpin, dan tidak setiap pemimpin adalah manajer. Jika pewawancara mengajukan pertanyaan ini, mereka mungkin mencari seseorang yang dapat menjadi keduanya—jadi, Anda harus mengetahui gaya kepemimpinan Anda.
Cara menjawab: Pastikan Anda mengetahui berbagai gaya kepemimpinan. Ketahui risiko dan manfaat dari gaya kepemimpinan Anda sehingga Anda dapat dengan percaya diri menjawab pertanyaan tindak lanjut tentang keterampilan kepemimpinan spesifik Anda, seperti:
Sebagai pemimpin yang demokratis, bagaimana Anda memastikan bahwa tim masih memercayai Anda saat Anda mengambil keputusan tanpa masukan mereka?
Bagaimana Anda melakukan pendekatan resolusi konflik sebagai pemimpin afiliasi?
Sebagai pemimpin transformasional, bagaimana Anda mengatasi tekanan yang mungkin dirasakan tim karena keterlibatan Anda yang konstan?
Apa gaya komunikasi Anda sebagai pemimpin transaksional?
Sebagai pemimpin laissez-faire atau delegatif, bagaimana Anda menjaga agar tim tetap bekerja sesuai rencana?
Hal yang tidak boleh dikatakan: Jangan menghindari pertanyaan hanya dengan mengatakan gaya kepemimpinan Anda bergantung pada situasi. Jika itu benar dan gaya kepemimpinan Anda memang situasional, bicarakan lebih lanjut tentang cara Anda menyesuaikan gaya dan berikan contoh kapan Anda akan menerapkan gaya yang mendukung, membimbing, mendelegasikan, atau mengarahkan.
Baca: 11 gaya kepemimpinan umum (beserta cara menemukan gaya Anda sendiri)Bagian dari deskripsi pekerjaan Anda sebagai manajer proyek adalah menyampaikan berita kepada tim—baik maupun buruk. Baik Anda mengelola orang atau proyek, pada titik tertentu, Anda mungkin harus menyampaikan kabar buruk kepada tim.
Cara Anda menangani situasi sulit, seperti mengomunikasikan bahwa Anda tidak mencapai gol proyek atau kehilangan pendanaan untuk inisiatif yang menarik, akan menjadi cerminan seberapa memenuhi syaratnya Anda untuk menjadi manajer.
Makna di balik pertanyaan: Pewawancara mungkin ingin mencari tahu apakah Anda memiliki integritas dan keterampilan komunikasi untuk menyampaikan kabar buruk kepada tim tanpa menimbulkan kesalahpahaman atau masalah.
Cara menjawab: Akui bahwa tantangan dalam menyampaikan kabar buruk adalah Anda harus menyeimbangkan antara mewakili dan memahami respons emosional tim dan keputusan eksekutif tingkat yang lebih tinggi. Jelaskan bahwa cara terbaik untuk menyampaikan kabar buruk secara efektif adalah dengan mempersiapkan diri.
Setelah Anda mempersiapkan dan mempraktikkan cara menyampaikan pesan, Anda akan berupaya sebaik mungkin untuk menggunakan bahasa yang lugas saat menyampaikan berita untuk menghindari kesalahpahaman. Anda juga harus menyisihkan waktu untuk pertanyaan dari tim dan menetapkan langkah selanjutnya sehingga mereka merasa siap menghadapi hal yang akan terjadi.
Apa yang tidak boleh dikatakan: Jangan mencoba menjawab pertanyaan ini dengan nada positif. Kabar buruk adalah kabar buruk, dan tidak ada alasan untuk menyampaikannya sebagai sesuatu yang lain. Sebaliknya, bersikaplah realistis dan pastikan Anda menunjukkan kepada pewawancara bahwa Anda memahami potensi risiko dan tingkat keparahan skenario seperti ini.
Baca: 12 kiat komunikasi efektif di tempat kerjaSebagai manajer proyek, hari kerja Anda dapat berubah dalam sekejap. Tugas baru, permintaan perubahan, atau pemangku kepentingan yang bingung dan membutuhkan klarifikasi segera dapat mengubah seluruh jadwal Anda. Penting bagi Anda untuk mengetahui cara memprioritaskan pekerjaan jika ingin unggul dalam posisi ini.
Maksud pertanyaan: Pewawancara mencari jawaban yang sangat lugas dan terperinci tentang cara Anda memprioritaskan tugas.
Cara menjawab: Jelaskan metode manajemen waktu yang biasa Anda gunakan. Mungkin Anda menggunakan Matriks Eisenhower untuk mengetahui tugas yang perlu segera dikerjakan atau dapat dijadwalkan untuk dikerjakan nanti, didelegasikan kepada orang lain, atau dihapus sama sekali.
Mungkin Anda lebih suka memakan katak dan menyelesaikan tugas terbesar dan paling rumit di pagi hari. Apa pun metode prioritas tugas yang Anda pilih, jelaskan secara singkat dan berikan contoh spesifik tentang cara Anda menerapkannya—atau lebih baik lagi, bagaimana Anda menerapkannya di masa lalu.
Yang tidak boleh dikatakan: Jangan hanya mengatakan bahwa Anda mengikuti alur. Manajer yang terampil akan menggunakan alat dan teknik untuk memprioritaskan tugas berdasarkan kepentingan dan urgensi, jadi pastikan untuk membagikan pendekatan utama Anda kepada pewawancara.
Baca: Memahami prinsip Pareto (Aturan 80/20)Jawaban untuk pertanyaan ini bukanlah "proyek yang berjalan sesuai rencana." Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mencari tahu lebih banyak tentang jenis proyek yang lebih Anda sukai.
Maksud pertanyaan: Pewawancara ingin tahu jenis proyek yang paling nyaman dan membuat Anda merasa percaya diri untuk dikerjakan. Ini bukan jaminan bahwa Anda akan mendapatkan jenis proyek yang Anda jelaskan, tetapi akan memberi pewawancara gambaran yang lebih baik tentang keahlian Anda.
Cara menjawab: Cara terbaik untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan jujur. Beri tahu pewawancara jenis proyek apa yang paling membuat Anda bersemangat. Mungkin Anda lebih suka proyek yang sangat kolaboratif dan inovatif. Mungkin Anda melakukan pekerjaan terbaik saat proyek disederhanakan dan tidak ada terlalu banyak bagian yang bergerak pada saat yang sama. Atau Anda mungkin sangat mahir mengelola beberapa proyek kecil yang berjalan secara bersamaan. Apa pun yang paling Anda sukai, beri tahu pewawancara. Dan, jika memungkinkan, berikan contoh proyek tertentu yang telah Anda kerjakan sebelumnya yang sangat bermanfaat bagi Anda.
Yang tidak boleh dikatakan: Jangan berbohong dan mengatakan Anda dapat menangani semua jenis proyek. Meskipun itu benar, pahami tipe proyek yang paling membuat Anda bersemangat sehingga jawaban Anda lebih tulus.
Baca: Apa itu segitiga manajemen proyek dan bagaimana hal ini dapat membantu tim Anda?Proyek jarang berjalan sesuai rencana, itulah sebabnya posisi Anda sangat penting. Sebagai manajer proyek, Anda akan bertanggung jawab untuk menyesuaikan jadwal, mengomunikasikan perubahan, dan menerapkannya.
Makna pertanyaan: Pewawancara ingin tahu jenis strategi pemecahan masalah yang Anda kuasai. Tergantung tingkat jabatan Anda, mereka mungkin juga ingin tahu seberapa paham Anda dengan proses manajemen perubahan.
Cara menjawab: Tunjukkan kemampuan Anda untuk beradaptasi dengan situasi tak terduga atau tidak nyaman saat menjawab pertanyaan ini. Yakinkan pewawancara bahwa Anda cepat beradaptasi dan telah berhasil menangani perubahan proyek sebelumnya.
Yang tidak boleh dikatakan: Jangan samar-samar. Jika Anda kesulitan menjelaskan cara menangani perubahan pada proyek, berikan contoh kehidupan nyata. Ini juga akan menunjukkan kepada pewawancara bahwa Anda pernah berhasil mengelola situasi seperti ini sebelumnya.
Baca: Apa itu proses kontrol perubahan dan bagaimana menggunakannya?Ada banyak metodologi manajemen proyek yang berbeda, dan kemungkinan besar Anda pernah menggunakan atau mengalami lebih dari satu metode sebelumnya. Baik Anda terbiasa dengan lingkungan kerja Agile, model waterfall, atau menjalankan tim di Scrum, inilah saatnya untuk menunjukkan pengetahuan Anda.
Maksud pertanyaan: Pewawancara ingin mencari tahu apakah metode manajemen proyek yang Anda gunakan sesuai dengan gaya organisasi.
Cara menjawab: Bicarakan tentang metodologi manajemen proyek yang paling Anda kuasai dan berikan contoh cara Anda menggunakannya. Contoh, Anda dapat membahas pengalaman Anda dengan tim Scrum atau membahas proyek yang Anda kelola menggunakan Papan Kanban. Jelaskan alasan Anda menggunakan metodologi yang diberikan dan cara kerjanya untuk tim dan proyek Anda.
Yang tidak boleh dikatakan: Jangan hanya menggunakan kata kunci. Pastikan Anda tahu arti Agile jika Anda akan membahas penerapan metodologi ini. Pewawancara memperhatikan apakah Anda memahami suatu metodologi atau tidak. Jadi, sebaiknya Anda siap menjawab pertanyaan tindak lanjut.
Baca: Metodologi manajemen proyek: 12 kerangka kerja populerAda berbagai perangkat lunak manajemen proyek yang tersedia, dan kemungkinan besar, Anda telah menggunakan beberapa di antaranya. Tidak ada jawaban benar atau salah untuk pertanyaan ini, tetapi Anda bisa mendapatkan beberapa poin tambahan jika Anda mempersonalisasi jawaban.
Maksud pertanyaan: Pewawancara ingin mengetahui jumlah dan jenis alat manajemen proyek yang Anda kuasai.
Cara menjawab: Jawab dengan jujur alat manajemen proyek dan perangkat lunak yang pernah Anda gunakan sebelumnya. Jika memungkinkan, cari tahu alat yang digunakan perusahaan tempat Anda mengikuti wawancara. Anda mungkin menemukan informasi di situs web mereka, di situs ulasan, atau mendapatkan wawasan semacam ini dari pegawai melalui LinkedIn. Dengan informasi ini, Anda dapat menyesuaikan jawaban dengan alat yang digunakan perusahaan dan memberi tahu pewawancara bahwa Anda pernah menggunakannya atau alat serupa sebelumnya.
Yang tidak boleh dikatakan: Jangan menilai alat manajemen proyek apa pun. Anda mungkin memiliki alat favorit (Asana, bukan?) atau bahkan alat yang membuat Anda pusing hanya dengan memikirkannya, tetapi sekarang bukan waktunya untuk menilai. Cukup sebutkan alat yang pernah Anda gunakan dan jelaskan tingkat keahlian Anda, jika sesuai.
Buat templat perencana harianMeskipun tidak setiap posisi manajemen proyek memerlukan pengetahuan manajemen biaya, ini adalah pertanyaan wawancara yang sangat umum untuk posisi sumber daya manusia, akuntansi, atau manajemen keuangan. Jadi, mari kita lihat cara terbaik untuk menjawabnya.
Maksud dari pertanyaan ini: Pewawancara ingin tahu apakah Anda pernah mengelola biaya sebelumnya dan kemungkinan besar mencari contohnya.
Cara menjawab: Jika Anda tidak memiliki pengalaman mengelola anggaran, jujurlah dan beri tahu pewawancara bagaimana Anda berencana untuk membangun keterampilan ini. Jika Anda memiliki pengalaman manajemen anggaran atau biaya, bicarakan tentang anggaran yang telah Anda kelola, apa yang menjadi tanggung jawab Anda, dan cara Anda mengalokasikan sumber daya tambahan bila diperlukan.
Hal yang tidak boleh dikatakan: Jangan mengarang-ngarang tentang anggaran yang belum pernah Anda kelola, atau berbicara tentang cara Anda mengelola anggaran pribadi jika Anda tidak memiliki pengalaman profesional. Bertanggung jawab secara fiskal tidak sama dengan mengetahui cara mengelola anggaran proyek. Jadi, jujurlah tentang pengalaman dan tingkat keterampilan Anda.
Baca: Belum pernah mencoba manajemen biaya? Mulai di sini.Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk membahas proyek yang berjalan sangat baik dan menjelaskan alasan proyek tersebut menjadi salah satu proyek terbaik Anda hingga saat ini. Kemungkinannya, Anda bersemangat, menginspirasi Tim, dan memimpin proyek untuk mencapai kesuksesan karena Anda merasa sangat termotivasi.
Makna pertanyaan: Motivasi terlihat berbeda bagi setiap orang. Pewawancara ingin mencari tahu apa yang membuat Anda termotivasi untuk lebih memahami kepribadian Anda.
Cara menjawab: Pikirkan tentang hal yang memotivasi Anda saat bekerja. Apakah itu Tim yang hebat dan suka berkolaborasi? Apakah Anda senang datang bekerja untuk memecahkan masalah? Apakah Anda bersemangat untuk mempelajari hal-hal baru dan memperluas keahlian Anda? Apa pun yang memuaskan dan membuat Anda bersemangat untuk melakukan yang terbaik dalam sebuah proyek, bagikan dengan pewawancara dan berikan contoh jika Anda bisa.
Yang tidak boleh dikatakan: Jangan katakan "uang". Jelas bahwa uang adalah faktor yang memotivasi Anda untuk datang bekerja setiap hari, tetapi pewawancara mengajukan pertanyaan ini untuk mencari tahu faktor lain yang mendorong Anda.
Baca: Apa itu motivasi intrinsik dan bagaimana cara kerjanya?Sebagai manajer proyek, Anda akan menemukan banyak proyek yang menantang. Bagikan tantangan yang berubah menjadi proyek yang sukses atau pengalaman belajar yang luar biasa dengan pewawancara untuk membuktikan bahwa Anda dapat mengatasi hambatan atau kemunduran.
Maksud pertanyaan: Pewawancara ingin mempelajari selengkapnya tentang keterampilan pemecahan masalah Anda dan cara Anda mengatasi tantangan. Mereka mencari contoh spesifik.
Cara menjawab: Cara terbaik untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan menerapkan metode STAR. Metode ini memungkinkan Anda untuk menguraikan situasi ke dalam empat kategori:
Situasi: Mulai dengan situasi yang Anda alami. Misalnya, jelaskan bahwa tim proyek Anda tiba-tiba berkurang karena dua orang sakit untuk waktu yang lama.
Tugas: Jelaskan cara Anda ingin menyelesaikan situasi tersebut. Misalnya, gol Anda adalah memastikan bahwa Anda masih dapat menyerahkan proyek tepat waktu.
Tindakan: Jelaskan tindakan yang Anda ambil untuk mencapai gol. Misalnya, Anda pertama kali mencoba mendapatkan bantuan dari tim lain. Ketika itu tidak berhasil, Anda harus mengalihdayakan beberapa tugas yang lebih sederhana kepada pekerja lepas untuk memberi tim Anda bandwidth untuk pekerjaan mereka.
Hasil: Akhiri dengan hasil dari situasi tersebut. Misalnya, mempekerjakan pekerja lepas memungkinkan tim Anda untuk fokus pada tugas penting dan menyelesaikan proyek tanpa penundaan. Selain itu, Anda akhirnya mempekerjakan pekerja lepas tersebut untuk proyek berikutnya karena ia melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk mendukung Tim Anda.
Hal yang tidak boleh dikatakan: Jangan membahas tentang tantangan pribadi. Pewawancara ingin tahu cara Anda mengatasi tantangan, seperti kurangnya sumber daya, umpan balik negatif, atau penundaan proyek. Terlepas dari apakah Anda memiliki pengalaman sebelumnya sebagai manajer proyek atau tidak, kita semua pernah menghadapi masa-masa sulit di tempat kerja sebelumnya. Jadi, bicarakan tentang situasi di mana Anda menunjukkan seberapa baik Anda dapat mengatasi tantangan.
Baca: Panduan 6 langkah untuk pengumpulan persyaratan demi keberhasilan proyekJelas, ada alasan Anda mengikuti wawancara kerja ini. Dan pewawancara ingin tahu apa yang ingin Anda temukan di sini yang tidak Anda miliki di pekerjaan Anda saat ini.
Makna pertanyaan: Pewawancara ingin mencari tahu salah satu dari dua hal (atau keduanya): Bagaimana Anda berbicara tentang pemberi kerja lama/saat ini, dan apa yang mendorong Anda untuk melamar posisi ini?
Cara menjawab: Alih-alih melihat kembali pemberi kerja lama atau saat ini, bicarakan tentang hal yang paling menarik bagi Anda tentang peluang baru ini. Apakah Anda bersemangat dengan kemungkinan relokasi? Apakah Anda ingin mendapatkan keterampilan baru atau mengambil lebih banyak tanggung jawab? Mungkin Anda ingin meningkatkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dan merasa bahwa perusahaan baru ini adalah tempat yang sempurna untuk melakukannya. Tunjukkan semangat Anda untuk jabatan baru ini—yang akan membedakan Anda dari kandidat lain.
Hal yang tidak boleh dikatakan: Jangan menjelek-jelekkan perusahaan Anda sebelumnya. Tidak peduli seberapa buruk pekerjaan Anda saat ini atau di masa lalu, Anda harus melihat ke depan dan tetap positif dalam wawancara.
Baca: Ubah impostor syndrome menjadi kepercayaan diri: 15 kiat untuk manajer dan individuTergantung bidang Anda, Anda mungkin harus berurusan dengan pelanggan atau klien secara rutin. Jika Anda mahir dalam menciptakan dan memelihara hubungan yang solid, Anda akan menjadi aset besar bagi perusahaan.
Makna pertanyaan: Klien atau pelanggan yang puas itu penting—pewawancara ingin tahu apakah Anda memiliki lebih dari satu pilihan dalam hal membina hubungan profesional yang berarti.
Cara menjawab: Pikirkan tentang hubungan pelanggan Anda sebelumnya dan apa yang mereka hargai. Apakah mereka menghargai Komunikasi Anda yang cepat dan positif? Apakah Anda membuat mereka merasa seperti satu-satunya klien atau pelanggan Anda? Apakah Anda secara konsisten melampaui ekspektasi mereka? Apakah Anda dapat memahami gol mereka dan berbicara dalam bahasa mereka? Semua ini adalah taktik yang terbukti membangun dan memelihara hubungan bisnis yang kuat.
Hal yang tidak boleh dikatakan: Jangan membual tentang betapa hebatnya Anda dengan klien atau pelanggan. Kerendahan hati adalah salah satu dari banyak taktik yang membantu menjaga hubungan profesional yang positif, jadi pastikan Anda tetap rendah hati dalam wawancara untuk membuktikan bahwa Anda mampu melakukan ini.
Baca: Manajemen klien: Cara menarik dan mempertahankan klien yang puasManajer proyek yang sukses harus dapat memotivasi timnya, dan pertanyaan ini menyelidiki gaya komunikasi dan manajemen Anda.
Makna di balik pertanyaan ini: Pewawancara mencari wawasan tentang keterampilan kepemimpinan Anda, khususnya cara Anda mengidentifikasi, mengatasi, dan membalikkan contoh kinerja yang kurang baik dalam tim Anda. Mereka tertarik pada kemampuan Anda untuk menginspirasi dan memotivasi, bukan hanya mengelola.
Cara menjawab: Mulailah dengan menekankan pentingnya memahami kekuatan, kelemahan, dan motivator pribadi setiap anggota tim. Bagikan pengalaman masa lalu saat Anda mengidentifikasi akar penyebab anggota tim yang berkinerja buruk, seperti kurangnya kejelasan, pelatihan yang tidak memadai, atau tantangan pribadi. Jelaskan langkah-langkah yang Anda ambil untuk mengatasi masalah tersebut, yang mungkin termasuk menetapkan gol yang lebih jelas, memberikan dukungan atau sumber daya tambahan, atau menyesuaikan peran proyek agar lebih selaras dengan kekuatan anggota tim.
Soroti hasil positif dari tindakan Anda, seperti peningkatan kinerja, peningkatan moral tim, atau keberhasilan penyelesaian proyek. Sangat penting untuk menyampaikan empati, kemampuan beradaptasi, dan komitmen untuk mengembangkan potensi Tim Anda.
Yang tidak boleh dikatakan: Hindari menyarankan bahwa kinerja yang kurang memuaskan sepenuhnya merupakan kesalahan anggota tim atau menyiratkan bahwa tindakan hukuman adalah strategi utama Anda.
Baca: 15 tinjauan kinerja pegawai (beserta templat dan contoh)Pertanyaan ini mengeksplorasi kemampuan beradaptasi, keterampilan perencanaan strategis, dan proses pengambilan keputusan seorang manajer proyek—semuanya sangat penting untuk mengelola perubahan yang pasti terjadi selama siklus proyek.
Makna di balik pertanyaan: Pewawancara ingin memahami proses Anda dalam mengelola scope creep dan kemampuan Anda untuk mempertahankan tujuan, jadwal, dan anggaran proyek dalam menghadapi perubahan. Mereka tertarik dengan keterampilan manajemen pemangku kepentingan, proses pengambilan keputusan, dan cara Anda mengomunikasikan perubahan.
Cara menjawab: Mulailah dengan mengakui bahwa perubahan pada ruang lingkup proyek adalah hal yang umum dan terkadang dapat mengarah pada hasil proyek yang lebih baik. Jelaskan langkah awal Anda dalam mengevaluasi dampak perubahan yang diminta terhadap jadwal, anggaran, dan sumber daya proyek. Tekankan pentingnya komunikasi yang baik dengan pemangku kepentingan untuk memahami alasan di balik perubahan dan menetapkan ekspektasi yang realistis.
Bagikan pengalaman sebelumnya ketika Anda berhasil mengelola perubahan ruang lingkup dengan melakukan analisis dampak secara menyeluruh, mendapatkan persetujuan yang diperlukan, dan menyesuaikan rencana proyek yang sesuai. Soroti cara Anda memberi informasi dan memotivasi tim, mengelola ekspektasi pemangku kepentingan, dan memastikan proyek tetap sesuai rencana. Tekankan pentingnya fleksibilitas, tetapi juga memiliki proses manajemen perubahan yang kuat untuk menilai dan mengintegrasikan perubahan secara efisien.
Apa yang tidak boleh dikatakan: Hindari menyarankan bahwa Anda menolak semua perubahan pada ruang lingkup proyek atau bahwa Anda mengakomodasi perubahan tanpa menilai dampaknya dan mendapatkan persetujuan yang diperlukan.
Baca: 7 penyebab umum scope creep dan cara menghindarinyaPertanyaan ini menargetkan keakraban dan kemahiran manajer proyek dengan metodologi Agile, yang sangat penting untuk mengelola proyek di lingkungan yang dinamis dan serba cepat.
Maksud pertanyaan: Pewawancara mengukur pemahaman Anda tentang prinsip, praktik, dan Kerangka Kerja Agile (seperti Scrum, Kanban, dll.) dan bagaimana Anda menerapkannya dalam proyek dunia nyata. Pewawancara tertarik pada kemampuan Anda untuk beradaptasi, berkolaborasi, dan memberikan manfaat dengan cepat dan efisien.
Cara menjawab: Jelaskan secara singkat pemahaman Anda tentang manajemen proyek Agile dan pentingnya dalam mendorong kolaborasi, fleksibilitas, dan kepuasan pelanggan. Kemudian, bagikan pengalaman masa lalu di mana Anda berhasil mengelola proyek dengan menerapkan praktik Agile. Diskusikan cara Anda memfasilitasi perencanaan sprint, memandu stand-up harian, dan melakukan tinjauan untuk memastikan peningkatan berkelanjutan dan keterlibatan pemangku kepentingan. Soroti setiap tantangan yang Anda hadapi, seperti penolakan terhadap perubahan atau masalah penyelarasan tim, dan jelaskan cara Anda mengatasinya.
Ada baiknya juga untuk menyebutkan sertifikasi atau pelatihan yang telah Anda selesai dalam manajemen proyek Agile. Ini menunjukkan komitmen Anda terhadap pengembangan profesional dan pendekatan proaktif Anda dalam mengelola proyek.
Yang tidak boleh dikatakan: Hindari memberi kesan bahwa Anda tidak terbiasa dengan metodologi Agile atau bahwa Anda lebih suka tidak menggunakannya, terutama jika organisasi tempat Anda wawancara mengikuti praktik Agile.
Baca: Semua yang perlu Anda ketahui tentang manajemen proyek AgilePertanyaan ini menawarkan gambaran tentang pengalaman manajemen proyek Anda saat ini, menunjukkan keterampilan perencanaan proyek, tantangan yang telah Anda atasi, dan kemampuan untuk memberikan hasil.
Maksud pertanyaan: Pewawancara mencari gambaran singkat tentang gaya manajemen proyek Anda, termasuk cara Anda menangani jadwal proyek, dependensi, dan metrik untuk memastikan keberhasilan. Mereka tertarik dengan kemampuan Anda untuk memimpin, beradaptasi, dan menerapkan pelajaran yang didapat ke proyek mendatang.
Cara menjawab: Mulailah dengan ikhtisar brief proyek, termasuk tujuan, ruang lingkup, dan dinamika tim. Soroti tanggung jawab spesifik Anda, seperti perencanaan, pelaksanaan, manajemen pemangku kepentingan, dan metodologi atau alat tertentu yang Anda gunakan (misalnya, Agile, Waterfall, Bagan Gantt, dll.). Diskusikan tantangan utama yang Anda hadapi dan cara Anda mengatasinya, menunjukkan keterampilan pemecahan masalah dan ketahanan Anda.
Akhiri dengan hasil proyek, tekankan keberhasilan atau pencapaian apa pun, dan renungkan pelajaran berharga yang didapat atau bagaimana pengalaman tersebut telah mempersiapkan Anda untuk proyek mendatang. Pendekatan ini menunjukkan kompetensi, kepemimpinan, dan kemampuan Anda untuk merefleksikan dan berkembang dari pengalaman Anda.
Yang tidak boleh dikatakan: Hindari memberikan jawaban yang tidak jelas atau terlalu umum yang tidak memberikan wawasan tentang kemampuan Anda atau hal spesifik dari proyek tersebut. Selain itu, hindari menyalahkan orang lain atas kesulitan yang dihadapi selama proyek berlangsung.
Baca: 25 keterampilan manajemen proyek yang Anda butuhkan untuk meraih keberhasilanManajer proyek yang sukses harus dapat berkomunikasi dengan pemangku kepentingan sambil menyeimbangkan prioritas yang saling bertentangan. Pertanyaan wawancara manajemen proyek ini mengukur kapasitas Anda untuk menyelesaikan konflik dan memprioritaskan secara efektif.
Makna di balik pertanyaan ini: Pewawancara mencari wawasan tentang kemampuan Anda untuk terlibat dengan berbagai pemangku kepentingan, masing-masing dengan kepentingan dan ekspektasinya sendiri, dan cara Anda menavigasi kompleksitas tuntutan dan prioritas yang saling bersaing yang merupakan kenyataan dalam sebagian besar proyek. Mereka ingin mengetahui apakah Anda dapat mempertahankan perspektif strategis sambil memastikan kepuasan pemangku kepentingan dan keselarasan proyek dengan gol bisnis.
Cara menjawab: Mulailah dengan merangkum pendekatan Anda terhadap manajemen pemangku kepentingan, menekankan komunikasi yang baik, transparansi, dan membangun hubungan. Berikan contoh spesifik tentang cara Anda mengidentifikasi dan melibatkan pemangku kepentingan dalam proyek sebelumnya. Kemudian, beralih ke pembahasan tentang metode Anda untuk memprioritaskan tuntutan, seperti menggunakan Kerangka Kerja pengambilan keputusan, memanfaatkan Alat manajemen proyek, atau menerapkan keterampilan negosiasi dan resolusi konflik.
Soroti pengalaman masa lalu yang Anda berhasil menyeimbangkan prioritas yang saling bertentangan, dengan memberikan detail hasil dan apa yang Anda pelajari dari pengalaman tersebut. Sangat penting untuk menyampaikan bahwa pendekatan Anda sistematis, mudah beradaptasi, dan disesuaikan dengan kebutuhan unik setiap proyek.
Yang tidak boleh dikatakan: Hindari menyatakan bahwa Anda memprioritaskan tugas hanya berdasarkan intuisi atau tanpa metodologi yang jelas dan konsisten.
Baca: 5 langkah membuat rencana keterlibatan pemangku kepentingan (beserta templatnya)Mengetahui hal yang perlu disampaikan itu penting, tetapi wawancara kerja lebih dari sekadar menyampaikan hal yang tepat. Anda ingin meninggalkan kesan yang baik dan memastikan kepribadian Anda menonjol dari kumpulan kandidat lainnya (terutama secara langsung atau melalui Zoom). Berikut adalah kiat favorit kami untuk meninggalkan kesan yang baik pada manajer perekrutan dan perekrut.
Pahami terminologi PM. Anda harus terbiasa dengan istilah umum manajemen proyek. Dengan begitu, saat istilah tersebut muncul selama wawancara, Anda tidak perlu bertanya tentang artinya terlebih dahulu dan berpotensi mempertaruhkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan.
Berlatih kejelasan dan kepercayaan diri. Selain melatih jawaban atas pertanyaan wawancara umum, upayakan untuk menyampaikan jawaban Anda dengan percaya diri dan jelas. Ini termasuk mempraktikkan bahasa tubuh Anda untuk memastikan bahasa tubuh tersebut menunjukkan kepercayaan diri.
Minta klarifikasi bila diperlukan. Jika pertanyaan tidak jelas atau Anda tidak yakin dengan apa yang ditanyakan, jangan ragu untuk meminta klarifikasi. Lebih baik mendapatkan informasi selengkapnya daripada menjawab dengan salah karena kesalahpahaman. Ini juga menunjukkan keterampilan komunikasi dan perhatian Anda terhadap detail.
Persiapkan dengan contoh nyata. Lengkapi diri Anda dengan pengalaman masa lalu yang menunjukkan keterampilan dan pencapaian manajemen proyek Anda. Sesuaikan kisah-kisah ini dengan deskripsi pekerjaan dan keterampilan yang dibutuhkan, yang menunjukkan bagaimana latar belakang Anda menjadikan Anda kandidat yang cocok untuk peran tersebut.
Setelah Anda mengetahui apa yang harus dikatakan (dan apa yang tidak boleh dikatakan) selama wawancara kerja, kami yakin Anda akan berhasil.
Dan jika Anda mendapatkan pekerjaan itu, pastikan Anda menggunakan alat yang mempermudah hidup Anda, seperti perangkat lunak manajemen proyek Asana yang dirancang untuk meminimalkan peralihan antar-app. Dengan begitu, Anda dan tim baru dapat menyimpan semuanya, mulai pesan hingga linimasa, di satu tempat dan berfokus pada hal yang benar-benar penting.
Buat templat perencana harian