15 contoh elevator pitch kreatif untuk setiap skenario

Gambar kontributor tim AsanaTeam Asana6 Mei 202113 menit baca
facebooktwitterlinkedin
Contoh elevator pitch kreatif
Coba Asana sekarang

Elevator pitch yang baik bisa menjadi perbedaan antara meraih peluang besar selanjutnya atau gagal memenangkan persaingan. Tapi, kenyataannya, orang ingin menikmati percakapan bermakna tanpa pitch penjualan yang dipaksakan. Jadi, bagaimana cara melakukan pitch yang murni selama wawancara kerja atau rapat klien? 

Kami telah mengumpulkan 15 contoh elevator pitch kreatif yang akan membantu menyukseskan rapat klien atau acara jaringan relasi virtual selanjutnya. Baik sebagai pemula atau seorang profesional berpengalaman, contoh kami mencakup situasi yang mungkin Anda alami. Anda juga akan mempelajari tentang sumber daya operasional tambahan untuk menjaga bisnis tetap berjalan secara efisien menggunakan alat kolaborasi tim.

Pertama: apa itu elevator pitch?

Elevator pitch, yang juga dikenal sebagai pidato elevator, adalah kesempatan untuk membagikan ringkasan singkat tentang diri Anda dan penawaran produk. Tetapi, pitch juga bisa menjadi kesempatan untuk menjalin relasi nyata yang dapat digunakan nantinya. Sekalipun manfaatnya tidak instan, Anda harus siap untuk skenario di mana Anda mungkin melakukan elevator pitch. 

Kenyataannya, sadar atau tidak, kebanyakan orang telah melakukan elevator pitch. Itu karena ada banyak jenis pitch berbeda, mulai wawancara hingga peluang bisnis baru. Itulah alasan mempersiapkan pitch selanjutnya menjadi langkah penting dalam memasarkan diri sendiri dan perusahaan Anda. 

Saat mencari tahu orang yang menjadi target pitch, Anda harus mengincar titik kontak terbaik, tidak hanya yang tertinggi. Memilih relasi yang berhubungan atau tertarik dengan hal yang ditawarkan akan memberi Anda kesempatan lebih baik dalam melakukan penjualan. 

Coba Asana untuk tim penjualan

Berapa lama sebaiknya elevator pitch dilakukan?

Salah satu hal yang paling tidak diketahui tentang membuat contoh elevator pitch adalah durasinya. Umumnya, hal ini akan tergantung topik dan orang yang menjadi target pitch. Sesuai dengan etiket bisnis yang baik, pitch harus dilakukan sesingkat mungkin dengan memilih poin terpenting secara cermat. 

Studi yang dilakukan Microsoft menemukan bahwa rata-rata orang memiliki rentang perhatian sekitar delapan detik. Artinya, Anda harus berjuang selama perhatian penuh tersebut. Ini bukan pekerjaan mudah. Jadi, untuk elevator pitch terbaik, usahakan untuk tidak lebih dari 30 detik walaupun durasi pastinya dapat berbeda, tergantung industri Anda dan hal yang dipresentasikan. 

Dalam situasi tertentu, presentasi berdasarkan industri memiliki durasi berbeda. Mari kita gunakan pemasaran sebagai contohnya. Peluang pitch kemungkinan untuk pelanggan yang menemukan merek Anda. Dalam hal ini, Anda memiliki sangat sedikit waktu untuk menyampaikan pesan, baik teks, video, atau gambar. Tetapi dalam hal penjualan, Anda mungkin mendapatkan peluang untuk memperpanjang durasi elevator pitch melebihi 30 detik. Anda kemungkinan memiliki banyak peluang menjalin relasi di mana orang dengan senang hati mendengarkan yang Anda sampaikan. Ini benar-benar hanya bergantung pada media dan keinginan audiens untuk mendengarkan. 

Tetapi, bagaimana jika Anda tidak dapat mempersingkat elevator pitch hingga 30 detik? Sepertinya merek Anda terlalu rumit untuk dirangkum dalam jangka waktu singkat, tapi jika melakukan pitch ke audiens yang tepat, seharusnya tidak masalah. Pastikan untuk melakukan pitch kepada orang yang berhubungan dengan industri Anda atau audiens tidak langsung yang dapat memahami penawaran Anda. 

Cara menulis elevator pitch 

Dalam menulis elevator pitch, Anda mungkin kesulitan menguraikan fakta penting dari yang tidak penting. Inilah alasan mengetahui cara berkomunikasi secara efektif di tempat kerja itu begitu penting. Contohnya, meskipun mempersonalisasikan taktik komunikasi Anda di situasi apa pun itu bagus, Anda tidak perlu memberikan pelajaran historis tentang bisnis Anda kepada calon pelanggan. Hanya detail paling baru dan relevan yang sebaiknya disertakan. Untuk mulai membuat presentasi Anda sendiri, Anda perlu memahami komponen dasar yang membentuk elevator pitch yang baik terlebih dulu.

Templat elevator pitch tepercaya

Perkenalkan diri Anda

Semua pitch yang bagus dimulai dengan perkenalan singkat. Perkenalan bisa sesederhana memberitahu nama dan perusahaan Anda jika detail itu relevan. Tapi, semakin personal, elevator pitch Anda semakin terkesan alami. Bahasa tubuh juga bagian penting dalam perkenalan yang berkualitas, termasuk kontak mata. Ingatlah beberapa kiat berikut saat memperkenalkan diri kepada calon pelanggan baru. 

Sapa audiens dengan cara yang pantas untuk kesempatan tersebut. Lakukan secara formal untuk pitch bisnis atau secara lebih santai untuk acara yang menyenangkan. Untuk rapat bisnis dan acara jaringan relasi yang diadakan secara virtual, Anda harus memberikan perkenalan kreatif melalui obrolan video. Anda bahkan dapat mengawali dengan lelucon ringan untuk mencairkan suasana. Tapi, apa pun yang Anda lakukan, pastikan itu relevan dengan audiens. 

Baca: 110+ pertanyaan pencair suasana terbaik untuk pembangunan tim

Presentasikan masalahnya

Semua solusi dimulai dengan masalah. Apa pun yang Anda atau bisnis Anda coba pecahkan, penting untuk menyampaikan maksud di awal selama elevator pitch guna menetapkan tema untuk sisa durasi pidato Anda. Contoh masalah: koordinasi pekerjaan antartim itu sangat membingungkan.  

Jika bisa, jelaskan kembali masalahnya kepada audiens Anda dengan menggunakan contoh nyata. Ini akan membantu membuat masalahnya lebih relevan, dan semoga menarik perhatian audiens. Jika masalahnya sulit dijelaskan, coba gunakan lebih dari satu contoh atau gambar untuk benar-benar memberi pemahaman bagi audiens Anda. 

Tawarkan solusi

Jika masalah merupakan hal yang menarik audiens, solusi adalah hal yang membuat mereka terus mendengarkan. Inilah saatnya untuk menunjukkan alasan mereka memerlukan bantuan Anda. Berikut contoh solusi: Asana menyediakan sistem bagi tim untuk mengatur dan mengelola pekerjaan agar mereka mengetahui apa yang harus dilakukan, mengapa itu penting, dan bagaimana menyelesaikannya.

Solusi bisa dibilang merupakan bagian terpenting dari elevator pitch. Jadi, manfaatkan waktu untuk menyempurnakannya. Jika melakukan pitch untuk bisnis, kemungkinan pitch solusi cepat sudah dibuat. Tapi, sekali lagi, akan lebih baik jika Anda mempersonalisasikan pitch. Jadi, jangan takut untuk melakukan sedikit penyesuaian untuk audiens. Jika melakukan pitch untuk diri Anda, bicarakan tentang kemampuan unik yang telah Anda kembangkan dan alasan kemampuan tersebut bermanfaat bagi calon pelanggan Anda. 

Jelaskan nilai manfaat Anda

Setelah menarik perhatian audiens, ini saatnya mengunci kesepakatan dengan menjelaskan alasan solusi Anda lebih baik dari yang lain. Contoh nilai manfaat: Asana adalah satu-satunya platform yang menghubungkan gol dengan pekerjaan yang dibutuhkan untuk mencapai gol tersebut. 

Berbeda dengan solusi, nilai manfaat fokus pada alasan audiens harus menggunakan solusi Anda daripada solusi kompetitor. Jika belum memiliki jawabannya, lakukan analisis kompetitif untuk membandingkan penawaran Anda atau lihat ringkasan eksekutif Anda. 

Jika pasar Anda sangat khusus dan Anda tidak memiliki pembeda yang jelas atau kompetisi signifikan, pertimbangkan kemampuan komunikasi dan antarmuka. Pertimbangkan alasan ide atau solusi Anda cukup orisinal sehingga seseorang ingin menggunakannya.   

Baca: Cara menulis ringkasan eksekutif beserta contohnya

Libatkan audiens

Walaupun sebagian besar pekerjaan berat selesai, penting untuk melibatkan audiens Anda dengan pujian atau pertanyaan sebelum kalian berpisah. Bersikaplah dengan tulus alih-alih menyampaikan selamat tinggal tertulis. 

Tidak ada cara benar atau salah untuk melibatkan audiens Anda. Meskipun mengakhiri sesi dengan pertanyaan dapat menciptakan dialog antara Anda dan audiens, pujian yang tulus dapat sangat membantu. Pikirkan terlebih dulu tentang alasan Anda melakukan pitch kepada mereka, dan gunakan itu untuk mengakhiri percakapan. Terakhir, jangan lupa untuk bertukar informasi kontak, seperti kartu nama, jika Anda belum memilikinya. 

Templat elevator pitch tepercaya

Setelah mengetahui komponen dasar pitch, langkah berikutnya adalah membuat elevator pitch Anda sendiri. Templat ini dapat digunakan dalam hampir segala situasi, mulai dari wawancara kerja hingga melakukan pitch bisnis kecil atau startup. Ini karena kami telah menganalisis beberapa templat paling terkenal dari para pakar industri, mulai dari riset Harvard hingga seni presentasi Guy Kawasaki, untuk menciptakan templat tepercaya yang dapat digunakan dalam situasi apa pun. 

Masukkan informasi Anda ke dalam templat elevator pitch kami untuk membuat draf pidato kilat. Meskipun tidak akan membacanya secara verbatim, draf ini adalah model terbaik untuk diingat jika Anda tidak siap melakukan pitch yang dipersonalisasikan.

Baik mencari templat pitch untuk wawancara kerja atau mempresentasikan bisnis, templat ini adalah contoh tepercaya untuk segala situasi yang mungkin Anda hadapi. 

Templat elevator pitch umum

Gunakan templat elevator pitch kami untuk mulai membuat pidato dengan menambahkan statistik dan sambutan yang dipersonalisasikan saat diperlukan. Templat ini menggabungkan keempat bagian yang dijelaskan di atas untuk memperoleh semua detail penting elevator pitch yang baik. 

  • Perkenalan: "Halo, saya [nama], [jabatan] di [nama perusahaan]. Senang bertemu Anda!"

  • Masalah:"Karena Anda bekerja dengan [nama perusahaan atau industri], saya rasa Anda akan tertarik untuk mengetahui [masalah + statistik menarik]."

  • Solusi: "Hal terbaik tentang bekerja di [nama perusahaan Anda] adalah kami berhasil memperbaiki masalah itu dengan [solusi]."

  • Nilai manfaat" "Faktanya, kami satu-satunya perusahaan yang menawarkan [nilai manfaat]."

  • CTA: "Menurut saya, solusi kami dapat sangat membantu Anda. Apa Anda ada waktu minggu ini untuk membicarakan hal ini lebih lanjut?"

Jangan takut untuk mengubah templat pitch berdasarkan kepribadian dan keahlian profesional Anda. Di bawah ini kami juga menyertakan contoh elevator pitch 30 detik yang dipersonalisasikan ini untuk menginspirasi fakta pribadi yang dapat Anda tambahkan untuk membuat pidato yang lebih menarik.

Contoh elevator pitch 30 detik

Mari kita pahami contoh elevator pitch 30 detik terbaik untuk membantu Anda membuat pitch yang menarik dan informatif. Contoh kami mengambil inspirasi dari empat elemen yang termasuk dalam templat di atas untuk menunjukkan cara mempresentasikan perangkat lunak manajemen proyek untuk meningkatkan produktivitas. Cobalah beberapa atau semuanya untuk menemukan yang paling cocok dengan kepribadian dan nilai manfaat Anda. 

Pelajari cara tambahan untuk mengelola proyek dengan satu alat

Contoh 1: singkat dan menyenangkan

Ini adalah salah satu contoh paling umum yang akan Anda temui. Sekalipun tidak selalu berarti yang terbaik, tapi ini adalah contoh luar biasa dari pitch cepat dan mudah yang cocok dengan hampir segala situasi. Saat mengerjakan jenis elevator pitch ini, pastikan untuk tetap melakukannya sesingkat mungkin dan langsung pada intinya. Cobalah untuk terus mengikuti aturan 30 detik ke bawah karena maksud pitch harus singkat dan transparan.

  • Masalahnya, dalam industri mana pun atau sehebat apa pun Anda dalam bekerja, pekerjaan memang rumit. Tapi, perangkat lunak manajemen proyek yang baik bisa membantu meningkatkan produktivitas dan komunikasi. Saya belum pernah melewatkan batas waktu selama bertahun-tahun. Jika tertarik dengan cara perangkat lunak tersebut membantu tim Anda, hubungi saya dan saya bisa menjelaskan selengkapnya. 

Contoh 2: dapat dipahami alih-alih dapat diandalkan

Terkadang, cara terbaik untuk menarik perhatian audiens adalah memikat mereka dengan cerita pribadi yang dapat mereka pahami. Meskipun Anda tetap harus menekankan solusi, pendekatan ini lebih fokus pada menciptakan koneksi pribadi daripada penjualan instan. 

  • Senang akhirnya bertemu dengan Anda. Bagaimana kabar bisnis Anda? Saya dengar Anda sedang menghadapi masalah komunikasi. Tim dan saya juga menghadapi itu. Tapi, setelah menambahkan perangkat lunak manajemen proyek ke dalam rutinitas, kami benar-benar melihat perkembangan dalam kerja tim dan komunikasi. Saya harap Anda menemukan solusi yang cocok untuk tim Anda. 

Contoh 3: pemahaman dengan statistik

Mulai pitch Anda menggunakan kalimat pembuka dengan memberikan statistik yang menarik perhatian. Anda harus memiliki data tepercaya untuk mendukung statistik guna memastikan akurasi sebelum melakukan pitch. Dalam hal pitch statistik, Anda sebaiknya kembali ke pernyataan awal pada akhir sesi dan menghubungkan cara solusi Anda membantu memecahkan statistik tersebut.  

  • Tahukah Anda, meski memiliki lebih banyak cara untuk terhubung secara jarak jauh, 60% waktu pekerja dihabiskan untuk koordinasi pekerjaan dengan hanya 26% digunakan untuk pekerjaan profesional serta 14% untuk strategi? Tidak heran, tim memerlukan bantuan terkait manajemen proyek. Mengimplementasikan alat manajemen proyek dapat mengurangi waktu yang dihabiskan untuk koordinasi pekerjaan serta membantu meningkatkan pekerjaan profesional.

Elevator pitch yang piawai dengan statistik

Contoh 4: pertanyakan segalanya

Contoh ini menggunakan pertanyaan agar pitch mudah dipahami. Metode ini juga mendorong audiens untuk bergabung dalam percakapan alih-alih hanya melakukan presentasi. Cobalah untuk memulai dan mengakhiri dengan pertanyaan yang membuat audiens terus memikirkan pitch setelah Anda meninggalkan ruangan.

  • Pernahkah Anda merasa seperti menghabiskan terlalu banyak waktu untuk kerja tentang kerja? Saya sudah berbincang dengan banyak sekali orang yang memiliki frustasi yang sama. Saya dulu bekerja selama berjam-jam setiap hari untuk mencoba mengejar ketertinggalan. Tapi, tahukah Anda? Sejak kami mulai menggunakan perangkat lunak manajemen proyek, saya bisa menyelesaikan jauh lebih banyak pekerjaan. Pernahkah Anda mencoba hal serupa sebelumnya?

Contoh 5: kejutan komedi

Jika pitch bukan tentang topik serius, Anda dapat menambahkan kejutan komedi untuk menarik perhatian audiens. Ini sangat berguna saat memberikan presentasi. Tambahkan GIF atau klip pendek yang lucu di antara slide sebagai hiburan. Jika menggunakan contoh ini, pastikan kejutan komedi cocok dengan acara dan karakter perusahaan Anda. 

  • Tahukah Anda bahwa rata-rata orang hanya bisa fokus selama delapan detik? Ini bahkan tidak cukup lama untuk memesan kopi saya di pagi hari. Mungkin itulah alasan barista saya selalu keliru. Tapi, serius, saya rasa itulah mengapa banyak sekali perusahaan kesulitan menepati batas waktu. 

Contoh 6: bercerita

Gunakan testimoni pelanggan atau cerita pribadi Anda untuk memberi gambaran bagi audiens. Ini dapat sangat berguna jika topik Anda sulit dijelaskan dalam 30 detik atau kurang. Bercerita adalah cara terbaik untuk menambahkan kejutan yang dapat dipahami. 

  • Kami punya pelanggan yang sepenuhnya beralih menjadi pekerja jarak jauh tahun ini dan butuh bantuan untuk memastikan batas waktu tercapai. Dengan bantuan kami, mereka bisa mendapatkan kembali hingga 10% dari waktu kerja mereka dan fokus pada hal yang lebih penting seperti perencanaan strategis.  

Baca: Panduan terbaik membangun strategi organisasi

Contoh 7: terdorong secara emosional

Meski jenis pitch ini mungkin lebih sulit dibuat, Anda memiliki kesempatan lebih baik dalam menarik audiens jika dapat membuat pitch yang mendorong secara emosional. Kemungkinan besar mereka juga mau membagikan pengalaman dengan orang lain nantinya. Penting untuk menjaga emosi tetap tenang guna mencegah percakapan menjadi tidak menyenangkan. Berikut contoh untuk menginspirasi pidato Anda. 

  • Ini mungkin terlihat seperti alat lainnya, tapi jika dilihat dengan cermat, alat ini sangat membantu menghubungkan tim. Dan, tidak hanya itu, alat ini juga membantu mengembangkan tim yang sangat menikmati bekerja sama pada proyek baru. Sekalipun sulit didapatkan, inilah yang diinginkan semua orang.  

Contoh 8: tulis dulu

Meski kebanyakan pidato dimulai dengan menulis ringkasan umum, Anda dapat memilih menulis keseluruhan pitch dari awal hingga akhir. Cara ini cenderung menciptakan alur yang menarik dan puitis setelah Anda melakukan pitch. Anda harus menghafalkan pitch ini, jadi, latihan merupakan elemen penting dalam strategi ini. 

  • Halo, nama saya Kelly! Senang bertemu Anda. Anda kerja di Apollo Enterprises, 'kan? Saya sudah dengar banyak tentang perusahaan ini. Bahkan, saya dengar Anda mencari bantuan manajemen proyek. Menurut pengalaman saya, organisasi apa pun, baik penjualan atau pemasok, butuh bantuan dalam mengoordinasikan pekerjaan dan komunikasi tim. Pekerjaan bisa saja membingungkan, khususnya tanpa bantuan manajemen proyek seperti saat ini. Itulah alasan kami telah menciptakan alat perangkat lunak yang membantu perorangan dan tim menata seluruh proyek dan komunikasi di satu tempat. Pernahkah Anda mempertimbangkan untuk menggunakan alat serupa?

Contoh 9: akhiri dengan pernyataan penuh makna

Membuat akhir yang menakjubkan tidaklah mudah, tapi jika dapat melakukannya, audiens pasti akan terkesan. Jangan gunakan pernyataan bermakna klise dan buat penutupan autentik bagi Anda. Intinya, berikan gagasan yang akan mereka ingat setelah rapat berakhir. Pertimbangkan untuk membagikan statistik mengejutkan atau pertanyaan yang relevan dengan bisnis mereka.

  • Lebih dari seperempat (26%) dari semua batas waktuluput setiap minggu karena kurangnya kejelasan. Tapi, dengan alat manajemen proyek yang tepat, jumlah itu bisa jauh lebih rendah. Jadi pertanyaannya, Mampukah perusahaan Anda tidak menggunakan perangkat lunak manajemen proyek? 

Elevator pitch satu kalimat
Coba Asana untuk tim penjualan

Contoh elevator pitch berdasarkan skenario

Setelah mengulas sejumlah contoh pitch, mari kita pelajari contoh elevator pitch untuk skenario berbeda. Baik presentasi untuk bisnis atau diri sendiri, Anda dapat menggunakan elevator pitch untuk menyusun gagasan dan bersiap untuk pitch yang sesungguhnya. Mari kita lihat kiat penting untuk segala situasi yang mungkin Anda temui. 

Contoh 10: acara jaringan relasi

Acara jaringan relasi mungkin merupakan skenario paling umum yang akan Anda temui. Dan, dengan budaya virtual baru, acara ini mungkin bahkan lebih menantang untuk membangun relasi yang signifikan melalui obrolan video. Itulah alasan begitu pentingnya menyiapkan elevator pitch yang meyakinkan, terlepas dari tempat Anda melakukan pitch. Meskipun kebanyakan tenaga penjualan melakukan pitch secara santai dalam lingkungan virtual, Anda dapat berpeluang menemui pejabat eksekutif penting. Dalam hal itu, Anda harus siap dengan templat presentasi yang fleksibel. 

  • Senang bertemu Anda, saya Kelly dari Apollo Enterprises. Kami berhasil meningkatkan produktivitas dan kolaborasi untuk tim di seluruh dunia. Jika Anda membutuhkan bantuan seputar manajemen proyek, jangan ragu menghubungi kami. Saya rasa kami bisa memberikan dampak besar pada perusahaan Anda. Saya juga akan memastikan untuk menyimpan informasi kontak Anda. 

Contoh 11: wawancara kerja

Mencari pekerjaan baru atau akan ada bursa kerja? Kebanyakan wawancara, baik dengan divisi SDM, perekrut, atau manajer perekrutan, dimulai dengan bentuk frasa, "Ceritakan tentang diri Anda." Ini adalah peluang bagi pencari kerja untuk menjelaskan secara singkat tentang diri dan pengalaman profesional mereka menggunakan istilah populer dalam industri serta keterampilan penting. Menyiapkan elevator pitch dapat memastikan Anda siap saat peluang muncul. 

  • Saya Kelly, staf ahli di Apollo Enterprises. Saya memilih karir dalam manajemen proyek karena memiliki minat untuk hal itu, dan sekarang dengan bangga saya menyatakan bahwa saya sudah membuat perubahan dalam hidup banyak orang. Itulah mengapa saya ingin melanjutkan karir di perusahaan yang memiliki nilai yang sama. Saya tahu keterampilan unik saya bisa memberikan dampak besar di perusahaan Anda karena saya telah membuktikan hasilnya dengan beberapa proyek penting. 

Contoh 12: rapat formal

Anda berhasil mencapai rapat, selamat! Sekarang saatnya membuat elevator pitch formal untuk benar-benar membuat mereka tertarik. Saat memberikan pitch formal, presentasi dapat menjadi tambahan terbaik pada contoh elevator pitch biasa. Tapi, baik memilih untuk membuat presentasi atau tidak, rapat ini bertujuan menjual produk Anda dengan cara paling profesional. Jadi, kenakan pakaian yang tepat dan jangan lupa dengan nilai penjualan unik Anda. 

  • Saya melihat angka produktivitas terkini Anda dan menemukan peluang kemajuan. Dengan perangkat lunak manajemen proyek kami, Anda bisa mendapatkan kembali hingga 10% lebih hari kerja Anda. Hal ini tidak hanya berarti lebih banyak pekerjaan yang diselesaikan, tapi juga memiliki pengaruh positif pada kesuksesan bisnis Anda secara keseluruhan. Selain itu, alat kami adalah satu-satunya di industri ini yang memiliki kapabilitas gol untuk memastikan tim tetap bekerja sesuai rencana. 

Contoh 13: pitch penjualan 

Pekerja profesional sering mempresentasikan jargon penjualan biasa, tapi kunci sebenarnya adalah menciptakan hubungan manusia selagi mempromosikan apa yang dijual dengan santai. Mulai dengan cerita pribadi atau perkenalan ringan alih-alih presentasi penjualan yang biasa. Anda juga dapat bersiap dengan membuat templat gol tim penjualan untuk memastikan tim Anda memiliki informasi yang sama. 

  • Tim kami benar-benar kesulitan untuk beralih menjadi pekerja jarak jauh. Komunikasi tidak tertata dan orang-orang kesulitan menemukan informasi yang benar untuk menyelesaikan proyek. Tapi, untungnya, kami menemukan solusi untuk masalah kami. Menerapkan alat manajemen proyek tidak hanya menambahkan produktivitas, tapi juga meningkatkan keseluruhan kerja sama tim. Setiap perusahaan memilih alat berbeda, tapi saya dapat tanpa ragu menyatakan bahwa perangkat lunak kami adalah yang terbaik dalam menghubungkan gol dengan pekerjaan yang dibutuhkan untuk mencapainya. 

Elevator pitch untuk penjualan
Coba Asana untuk tim penjualan

Contoh 14: perkenalan sosial

Sekarang, pekerja profesional lebih memilih bertemu secara virtual daripada secara langsung. Baik berbincang melalui LinkedIn atau mengadakan rapat virtual, penting untuk membuat pitch Anda bersifat pribadi dan menggunakan visual yang jelas guna membantu menyampaikan poin. Berikut adalah contoh presentasi media sosial yang hebat. 

  • Terima kasih telah menerima permintaan kami! Saya lihat kompetitor Anda mengungguli Anda dalam hal pertumbuhan tahun ke tahun. Saya berinisiatif untuk melakukan analisis kompetitif dan tidak menemukan masalah tersembunyi apa pun. Saya ingin mengetahui apakah mungkin ada masalah dengan produktivitas. Bagaimana proses peralihan ke kerja jarak jauh? Apabila tertarik, saya bisa menjelaskan statistik produktivitas jika Anda ingin menambahkan alat manajemen proyek ke proses Anda saat ini. 

Contoh 15: pengusaha dan pemilik bisnis

Melakukan pitch kepada pemilik bisnis jauh berbeda dari melakukannya kepada eksekutif. Pitch mungkin lebih sulit disampaikan karena mereka sering kali meragukan investasi baru. Kiat terpenting adalah menggunakan contoh yang berkaitan dengan bisnis mereka saat menjelaskan masalah dan solusi.  

  • Saya sangat menyukai produk Anda di Apollo Enterprises dan sangat mendukung misi Anda. Saya menyadari mungkin ada peluang untuk meningkatkan produktivitas dan kolaborasi secara internal. Pernahkah Anda mempertimbangkan perangkat lunak manajemen proyek? Menurut saya, itu bisa memberi pengaruh besar pada pertumbuhan bisnis Anda saat ini atau bahkan di masa depan. 

4 kiat menyempurnakan elevator pitch Anda

Selain membuat elevator pitch yang sempurna, Anda juga harus menata penyampaian Anda. Tidak ada yang lebih buruk dari menyimak pidato membosankan. Jadi, pastikan pitch Anda tidak seperti itu. Mulai postur hingga nada bicara, ada banyak yang dapat dilatih guna memastikan Anda terlihat profesional dan berpengetahuan. Pertimbangkan keempat kiat ini saat mencoba menyukseskan elevator pitch.

1. Ikuti ringkasan Anda

Agar tidak menyimpang dari topik, penting untuk mengikuti ringkasan Anda, setidaknya dalam beberapa hal. Meskipun tidak perlu membaca ulang per kata, sebaiknya Anda menghafal sebagian besar pitch. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir harus melihat catatan. 

2. Bicara dengan perlahan dan jelas

Banyak pekerja profesional yang cenderung berbicara cepat saat gugup. Hei, kita hanyalah manusia. Tapi, penting untuk mengartikulasikan dan berbicara secara perlahan agar audiens dapat memahami Anda. Ini sangat penting saat presentasi melalui obrolan video. Tapi, cobalah untuk tidak terlalu lambat agar tidak melebihi waktu yang disediakan. 

3. Rekam pitch Anda

Rekam diri Anda saat berlatih melakukan pitch untuk menangani bagian yang perlu ditingkatkan. Latih pitch berkali-kali dengan memutar ulang rekaman serta mengatasi kesulitan yang dihadapi. Kecepatan dan nada adalah beberapa bagian penting yang harus diperhatikan. Lebih baik terdengar terlalu bersemangat daripada monoton. 

4. Latih, latih, latih!

Tidakada yang lebih efektif dari melatih pitch hingga hafal di luar kepala. Jika memungkinkan, berlatihlah dengan teman dan keluarga untuk mendapatkan umpan balik membangun tentang cara agar pitch jadi jauh lebih baik. Sekalipun memiliki pengalaman bertahun-tahun, tidak ada salahnya untuk lebih mempersiapkan diri. 

Tingkatkan kesan pertama Anda dengan elevator pitch

Elevator pitch adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan mempresentasikan solusi Anda. Meskipun mungkin terdengar menegangkan, menggunakan 15 contoh elevator pitch di atas akan membantu mengembangkan metode Anda memakai informasi pribadi menarik yang berkaitan dengan solusi inovatif Anda.

Walaupun pitch adalah bagian penting dalam meningkatkan bisnis Anda, ada banyak jalan yang dapat dipilih untuk mencapai pertumbuhan. Salah satu caranya, dengan menentukan apakah alat manajemen proyek vs. manajemen kerja cocok untuk tim Anda. Selain membantu menghubungkan anggota tim, alat dan perangkat lunak yang tepat juga dapat membantu organisasi Anda menetapkan gol strategis. Artinya, lebih banyak waktu yang digunakan untuk proyek yang lebih besar untuk membantu bisnis mencapai pertumbuhan unggul. 

Ingin wawasan tambahan seputar cara menyiapkan diri dengan lebih baik? Pelajari cara menjadi komunikator yang efektif dalam 12 langkah mudah. 

Sumber daya terkait

Artikel

Customer journey map: How to visualize the buyer experience