Cara transparansi di tempat kerja dapat membantu tim Anda

15 Januari 2025
1 menit baca
facebookx-twitterlinkedin
How transparency at work can help your team article banner image
Cek Templat
Tonton demo

Beberapa perusahaan menganggap tata letak lantai terbuka, rapat staf bulanan, dan laporan terperinci sama dengan transparansi. Namun, ini hanya logistik: transparansi harus menjadi inti dari nilai-nilai perusahaan.

Transparansi di tempat kerja membutuhkan teknologi yang luar biasa dan budaya perusahaan yang berpusat pada keterbukaan. Hasilnya: peningkatan produktivitas dan kepercayaan.

Berikut beberapa ide untuk menciptakan organisasi yang transparan.

Percayai pegawai untuk membuat keputusan

Ketika informasi penting dapat diakses, setiap orang akan memahami gol perusahaan dan merasa diberdayakan untuk mengambil keputusan yang lebih baik secara mandiri. Pastikan prioritas umum disampaikan kepada semua anggota tim sehingga semua orang memahami tujuan mereka bekerja.

Jangan merahasiakan tanggung jawab dan fungsi pekerjaan

Kita membuang banyak waktu untuk mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas apa dan siapa yang harus dimintai bantuan. Alih-alih menggunakan bagan organisasi yang rumit, mengapa tidak menggunakan daftar tanggung jawab sederhana sehingga setiap pegawai dapat mengambil kepemilikan atas serangkaian Tugas tertentu? Hasilnya, semua orang di tim akan mengetahui apa yang sedang dikerjakan orang lain dan kepada siapa mereka perlu meminta panduan, hasil akhir, dan persetujuan.

Bagikan hasil

Jangan hanya membagikan rencana, biarkan pegawai melihat apa yang berhasil dan apa yang tidak. Pemimpin yang berbicara secara terbuka tentang keadaan perusahaan akan mendapatkan kepercayaan. Meskipun mungkin sulit untuk mengungkapkan bahwa Anda mengalami kuartal yang buruk secara finansial, memberi tahu pegawai di setiap langkah akan menjaga kepercayaan pada kepemimpinan dan perusahaan Anda. Hal ini sangat penting selama periode pertumbuhan yang tinggi atau kesulitan keuangan.

Ketahui batasan yang harus ditegakkan

Transparansi bukan berarti mengetahui urusan semua orang, melainkan memastikan semua orang memiliki informasi yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaannya secara efektif. Tentu saja ada hal seperti transparansi yang berlebihan; jaga kerahasiaan tinjauan kinerja, gaji pegawai, dan hal-hal sensitif lainnya. Setiap perusahaan memiliki tingkat kenyamanan yang berbeda, jadi cari tahu apa yang paling cocok untuk Anda.

Rekrut orang yang tepat

Untuk mempertahankan budaya transparan seiring pertumbuhan perusahaan, rekrut orang yang antusias dengan pendekatan Anda. Komunikasikan nilai-nilai Anda sejak awal dalam proses wawancara dan pastikan nilai-nilai tersebut selaras dengan kandidat. Kandidat yang tepat akan lebih bersemangat untuk bergabung ke tim Anda jika mereka dapat mengidentifikasi misi dan filosofi Anda, bukan hanya produk Anda, atau peran spesifik mereka di perusahaan.

Buat saluran komunikasi terbuka

Pastikan semua orang di perusahaan tahu ke mana harus beralih saat mereka membutuhkan informasi. Teknologi modern seperti Asana mengatasi hambatan komunikasi, mempermudah berbagi pesan dan pengumuman besar dan kecil dengan pegawai di setiap bagian.

Artikel ini terinspirasi dari artikel Fast Company, “How Extreme Transparency Can Make Your Team Its Most Productive.”

Sumber daya terkait

Artikel

Apa itu Work Graph® Asana?