Templat pengembangan produk

Standardisasikan proses pengembangan produk Anda, mulai pembuatan ide hingga pengembangan dan peluncuran produk, dengan templat kustom. Berkolaborasi dengan tim lintas fungsi, lacak proses pengembangan, dan berkomunikasilah dengan pemangku kepentingan di satu tempat.

Buat templat Anda

Daftar untuk membuat templat Anda sendiri.

FITUR TERINTEGRASI

project-view iconTampilan proyekproject iconProyek

Recommended apps

Ikon Jira Cloud
JIRA Cloud
Ikon Miro
Miro
Ikon Figma
Figma
Ikon Loom
Loom

Bagikan
facebookx-twitterlinkedin

Pengembangan produk adalah proses kompleks yang membutuhkan berbagai macam tim dengan begitu banyak pemangku kepentingan. Tetapi, kompleksitas tidak harus rumit. Anda dapat menyelaraskan proses pengembangan produk—membuatnya lebih efisien, konsisten, dan sukses—dengan templat pengembangan produk kustom.

Apa itu templat pengembangan produk?

Templat pengembangan produk adalah sumber daya yang dapat digunakan kembali yang menguraikan proses pengembangan produk Anda. Templat ini sering digunakan dan dibuat oleh manajer produk, yang memimpin proses pengembangan. 

Templat membantu mengurangi kebingungan dan kesalahan pada tim pengembangan. Templat menyederhanakan proses, dan memastikan bahwa Anda (manajer produk) dapat membuat serangkaian langkah standar yang dapat diikuti semua orang (apa pun timnya). Hasilnya, ini membantu mendorong kolaborasi lintas fungsi—bagian penting dalam proses pengembangan proyek. Dan, agar anggota tim tidak melupakan langkah-langkah penting—seperti menerima persetujuan untuk prototipe terbaru—Anda dapat menjadikan langkah ini sebagai bagian dari proses dalam templat pengembangan produk. 

Singkatnya, templat pengembangan produk adalah cara menstandardisasikan peta jalan pengembangan produk, untuk memastikan konsistensi hasil akhir Anda di berbagai proyek dan tim produk.

Apa itu pengembangan produk? 

Pengembangan produk adalah proses mengembangkan produk baru. Proses ini mengikuti seluruh siklus pengembangan produk, mulai sesi curah pendapat awal hingga peluncuran pasar. Biasanya proses ini mengikuti enam langkah: 

  1. Ideasi

  2. Penentuan produk

  3. Pembuatan prototipe

  4. Desain

  5. Pengujian

  6. Peluncuran produk

Mengapa Anda membutuhkan templat peta jalan pengembangan produk

Peluncuran produk adalah proses yang kompleks dan menghabiskan waktu, khususnya bagi perusahaan besar. Menggunakan templat digital untuk pengembangan produk dapat membantu tim tetap fokus pada setiap tugas di setiap tahap, jadi mereka tidak kewalahan atau melupakan gol akhir. 

Di Asana, Anda dapat membuat templat digital yang:

  • Mengoordinasikan upaya lintas fungsi: Templat digital memastikan bahwa semua tugas—termasuk tugas lintas fungsi—dicatat. Dengan demikian, siapa pun pemangku kepentingan lintas fungsi yang terlibat dalam proses pengembangan produk (sekalipun yang tidak memiliki pengalaman pengembangan produk), tidak ada yang melewatkan langkah penting. 

  • Meningkatkan efisiensi: Menstandardisasikan proses pengembangan produk Anda dengan templat akan menyederhanakan upaya dan memastikan bahwa semua pekerjaan penting diselesaikan, sekalipun tugas selalu dikerjakan orang baru. Ini mengurangi pekerjaan remeh, jadi Anda menghabiskan lebih sedikit waktu untuk membuat daftar prioritisasi dan lebih banyak waktu untuk fokus pada pengembangan.

  • Memodernkan proses: Bagus tidaknya proses sering kali bergantung pada alat yang Anda gunakan. Dengan membuat templat pengembangan produk di alat manajemen kerja, Anda dapat menghubungkan integrasi dan alur kerja di dalam satu ruang yang dapat diakses semua pemangku kepentingan. Alih-alih menghabiskan waktu mencari dan memuat iterasi file Figma terbaru, Anda dapat menghubungkannya langsung ke proyek pengembangan produk.

  • Sesuaikan alur kerja Anda: Buat templat dalam alat manajemen proyek untuk beralih antara satu tampilan ke tampilan lainnya (seperti papan Kanban, bagan Gantt, dan daftar) untuk bereksperimen dengan cara kerja terbaik tim Anda. Sertakan bagian-bagian dalam templat yang paling relevan bagi Anda, dan lewati langkah-langkah tidak perlu yang tidak sesuai dengan perusahaan atau industri Anda.

6 bagian untuk disertakan dalam templat pengembangan produk Anda

Templat Anda harus mencerminkan cara tim dan perusahaan bergerak melalui proses pengembangan produk. Templat ini kemungkinan akan terhubung ke alur kerja lain agar semua proyek terkait tetap terhubung. Jika bisnis berupa startup atau Anda belum menetapkan proses, salah satu cara menyusun templat adalah menggunakan enam tahap pengembangan produk.

Enam tahap proses pengembangan produk

Bagian 1: Ideasi 

Di sinilah tempat Anda bercurah pendapat, berkreasi, dan memiliki gambaran tentang potensi dalam pengembangan produk. Saat menggunakan templat, hubungkan sesi curah pendapat, stori pengguna, atau backlog produk ke bagian ini untuk mengoordinasikan ide dan, pada akhirnya, mengembangkan strategi produk. Pertimbangkan ruang untuk metrik tentang kesesuaian produk/pasar yang akan membantu menentukan produk yang dikembangkan. 

Bagian 2: Penentuan produk

Produk Anda ditentukan sesuai dengan namanya—di sinilah tempat Anda menentukan perencanaan proyek saat menggunakan templat. Dalam templat, hubungkan analisis bisnis, ruang lingkup proyek, dan strategi pemasaran untuk saat fitur baru produk siap dipasarkan.

Bagian 3: Pembuatan prototipe

Bagian ini harus mencakup alur kerja pembuatan prototipe Anda. Dalam templat, tambahkan ruang untuk melampirkan analisis kelayakan, contoh kasus penggunaan, dan persyaratan produk sehingga developer dapat mulai bekerja dengan mudah dan cepat.

Bagian 4: Desain

Desain adalah tempat mewujudkan visi produk Anda. Buat bagian dari templat ini inklusif, jadi pemangku kepentingan akan selalu mendapatkan informasi tentang pembaruan desain dan keputusan. Jika memungkinkan, catat tugas yang dependen pada inisiatif lain untuk membantu anggota tim mematuhi batas waktu.

Bagian 5: Pengujian

Pengujian adalah proses ketat yang sering kali memiliki tim dan tugas terkaitnya sendiri. Tetapi, menyertakan bagian ini ke dalam templat bertujuan memastikan bahwa semua pemangku kepentingan produk memiliki akses ke data yang Anda terima dari pengujian.

Bagian 6: Peluncuran produk

Bagian terakhir dari templat akan berisi tentang peluncuran—strategi peluncuran dan restrospektif untuk selanjutnya. 

Fitur terintegrasi

  • Tampilan Daftar. Tampilan Daftar adalah tampilan bergaya kisi yang memudahkan Anda untuk melihat semua informasi proyek secara ringkas. Seperti daftar tugas atau spreadsheet, Tampilan Daftar menampilkan semua tugas sekaligus sehingga Anda tidak hanya dapat melihat judul tugas dan tenggat, tetapi juga melihat bidang kustom yang relevan seperti Prioritas, Status, atau lainnya. Ciptakan kolaborasi yang mudah dengan memberikan visibilitas tentang siapa yang melakukan apa sebelum kapan kepada seluruh tim.

  • Tampilan Papan. Tampilan Papan adalah tampilan bergaya papan Kanban yang menampilkan informasi proyek Anda dalam kolom. Kolom biasanya disusun menurut status pekerjaan (seperti Untuk Dikerjakan, Dikerjakan, Selesai), tetapi Anda dapat menyesuaikan judul kolom sesuai dengan kebutuhan proyek. Dalam setiap kolom, tugas ditampilkan sebagai kartu dan berisi beragam informasi terkait, termasuk judul tugas, tenggat, dan bidang kustom. Lacak pekerjaan saat pekerjaan berpindah dari satu tahap ke tahap lainnya dan dapatkan wawasan singkat tentang status proyek Anda.

  • Tampilan Linimasa. Tampilan Linimasa adalah tampilan proyek bergaya Gantt yang menampilkan semua tugas Anda dalam diagram batang horizontal. Selain dapat melihat tanggal mulai dan selesai setiap tugas, Anda juga bisa melihat dependensi antar-tugas. Dengan Tampilan Linimasa, Anda dapat dengan mudah melacak perpaduan bagian-bagian dari rencana Anda. Dan, saat dapat melihat semua pekerjaan di satu tempat, Anda bisa dengan mudah mengidentifikasi dan mengatasi konflik dependensi sebelum hal tersebut terjadi sehingga Anda bisa menepati semua gol sesuai jadwal.

  • Milestone. Milestone merepresentasikan checkpoint penting proyek. Dengan menetapkan milestone di sepanjang proyek, anggota tim dan pemangku kepentingan proyek dapat mengetahui cara Anda meraih gol. Gunakan milestone sebagai peluang untuk merayakan kemenangan kecil selama proses mencapai gol besar proyek. 

Aplikasi yang direkomendasikan

  • Jira. Buat alur kerja interaktif dan terhubung antara tim teknis dan bisnis untuk meningkatkan visibilitas seputar proses pengembangan produk secara real-time, semuanya tanpa keluar dari Asana. Sederhanakan kolaborasi dan serah terima proyek. Buat cepat isu Jira dari dalam Asana sehingga serah terima pekerjaan antara tim bisnis dan teknis berlangsung mulus pada waktu yang tepat.

  • Miro. Hubungkan Miro dan Asana untuk menyederhanakan alur kerja dan melihat gambaran lengkap setiap proyek, semuanya di satu tempat. Sematkan papan Miro ke dalam brief proyek Asana agar anggota tim berinteraksi, melihat, mengomentari, atau mengedit langsung dari dalam Asana. Atau, lampirkan papan Miro yang ada atau baru ke tugas Asana, mengundang otomatis kolaborator tugas untuk melihat, mengomentari, atau mengedit papan. 

  • Figma. Tim menggunakan Figma untuk membuat alur pengguna, wireframe, mockup UI, prototipe, dan lainnya. Sekarang, Anda dapat menyematkan desain ini di Asana sehingga tim dapat merujuk ke pekerjaan desain terbaru dalam konteks dokumen proyek yang terkait. Dan, tidak seperti tangkapan layar, sematan diperbarui langsung secara real-time untuk mencerminkan perubahan yang dibuat dalam file desain, menghilangkan aktivitas overhead yang muncul saat mencari file yang tepat dan memperbarui gambar.

  • Loom. Video Loom membantu Anda menambahkan karakter, konteks, dan kejelasan ke Ikhtisar Proyek. Anda dapat dengan mudah menyematkan video Loom untuk menjelaskan proyek, menetapkan ekspektasi, dan menyoroti milestone utama. Pesan video Loom menambah nuansa dan konteks untuk lebih cepat memberi tim Anda kabar terkini tentang proyek. Bagian terbaiknya, tim dapat menonton video tanpa keluar dari Asana.

Pertanyaan Umum

Bagaimana cara membuat templat pengembangan produk?

Buat templat pengembangan produk digital untuk memasukkan enam bagian dalam alur kerja pengembangan produk Anda. Contoh, bagian untuk pembuatan ide, desain produk, dan peluncuran. Jika menggunakan perangkat lunak manajemen proyek, Anda dapat mengotomatiskan alur kerja dengan dependensi tugas, menunjukkan milestone penting, dan terhubung langsung ke tim dalam templat Anda. 

Apakah Anda membutuhkan templat pengembangan produk?

Ya! Jika sedang mengembangkan produk, templat adalah cara terbaik memulai pekerjaan. Pertama, buat templat yang mengikuti alur kerja Anda. Jika memiliki tim produk baru atau belum memiliki alur kerja standar, kami merekomendasikan Anda untuk menggunakan enam bagian dalam pengembangan produk untuk menyusun templat. Lalu, saat siap memulai fitur produk berikutnya, Anda dapat melewati langkah-langkah berulang dalam perencanaan produk dan langsung ke pengembangan. 

Kapan Anda harus menggunakan templat pengembangan produk?

Templat pengembangan produk paling cocok untuk alur kerja berulang. Jika mengikuti rangkaian langkah dan proses yang sama selama pengembangan produk, Anda dapat membuat langkah-langkah yang sama tersebut selalu tertata dalam templat. Ini mengurangi waktu yang digunakan untuk merencanakan alur kerja karena Anda hanya perlu membuat duplikat templat dan memulai.

Sederhanakan pengembangan produk dengan Asana

Wujudkan produk dengan templat desain produk. Atur pekerjaan untuk pengembangan yang lebih cepat dan lebih baik.

Buat templat Anda