Proyek

Tata tugas dan tangani pekerjaan bersama-sama di hub bersama.

Mulai Hubungi penjualan
Proyek di Asana
Ikon atur dengan cara Anda

Atur dengan cara Anda

Sesuaikan bagian proyek dan beralih antar-tata letak: gantt, daftar, kalender, papan, atau linimasa.

Ikon bergerak lebih cepat

Bergerak lebih cepat

Mulai langsung dengan templat proyek, dan tambahkan automasi untuk mengurangi pekerjaan manual.

Ikon buat pekerjaan selalu sesuai rencana

Buat pekerjaan selalu sesuai rencana

Gunakan pelaporan otomatis untuk mengetahui kinerja proyek Anda secara real-time.

Buat proyek Anda

Buat hub bersama untuk pekerjaan kolaboratif dengan fitur-fitur ini.

Lihat semua fitur
Ikon jadikan milik Anda

Jadikan milik Anda

  • Pilih warna: Sesuaikan ikon proyek untuk membedakannya dari pekerjaan lain. 

  • Buat bagian: Tata tugas sesuai keinginan dengan bagian kustom. 

  • Simpan tata letak: Buat templat dari proyek apa pun guna menyimpan praktik terbaik Anda untuk selanjutnya.

  • Lihat proyek dengan cara Anda: Tunjukkan informasi yang paling relevan bagi tim dengan membuat beberapa tampilan kustom dalam proyek.

Ikon bekerja bersama

Bekerja bersama

  • Buat ikhtisar proyek: Tetapkan peran, buat brief proyek, dan tambahkan sumber daya sehingga semua orang memiliki pemahaman yang sama. 

  • Kelola komunikasi: Pilih anggota proyek yang menerima pemberitahuan saat Anda menambahkan tugas, memublikasikan pembaruan status, atau mengirim pesan.

  • Berkolaborasi dengan mitra eksternal: Bagikan tautan hanya baca segar hingga orang-orang di luar Asana dapat melihat proyek dengan aman.

Masih punya pertanyaan? Kami punya jawabannya.

Apakah sebaiknya saya buat, proyek, tugas, atau subtugas?

Tergantung ruang lingkup pekerjaan dan orang yang terlibat. Mari kita uraikan: 

  • Buat proyek untuk upaya dengan koordinasi besar yang memiliki banyak langkah dan pemangku kepentingan, misalnya, kampanye pemasaran. 

  • Buat tugas untuk menyimpan satu daftar tugas untuk satu orang, misalnya, menulis blog.

  • Buat subtugas untuk memecah tugas menjadi bagian yang lebih kecil atau membagi pekerjaan untuk beberapa orang. Contoh, pecah permintaan blog menjadi subtugas untuk pembuatan draf, tinjauan, dan publikasi.

Bisakah Anda mengimpor dan mengekspor proyek di Asana?

Ya, Anda dapat melakukan keduanya. Mulai dengan beberapa langkah menggunakan file CSV untuk mengimpor tugas ke proyek Asana. Lalu, ekspor proyek sebagai file JSON atau CSV.

Bagaimana saya dapat membuat proyek selalu tertata?

Buat bagian kustom untuk membagi dan menata tugas dalam proyek. Contoh, Anda dapat mengelompokkan tugas menurut berbagai tahap alur kerja, prioritas, atau topik. 

Anda juga dapat menata proyek dengan bidang kustom, label berkode warna yang membantu membedakan tugas dengan cepat.

Satu proyek, di seluruh tim

Bekerja bersama dalam satu hub, apa pun tim Anda.

Mulai Hubungi penjualan