27 metrik kesuksesan bisnis yang perlu dilacak

Headshot kontributor Sarah LaoyanSarah Laoyan10 September 20215 menit baca
facebooktwitterlinkedin
Gambar banner artikel 27 metrik kesuksesan bisnis yang perlu dilacak
Coba Asana

Ringkasan

Membangun dan mengukur metrik kesuksesan adalah keterampilan penting yang harus dikembangkan oleh pemimpin bisnis agar dapat memantau dan mengevaluasi kinerja tim. Dalam artikel ini, kami membahas pentingnya metrik bisnis, sekaligus metrik mana yang harus dilacak tim untuk mencapai gol bisnis Anda.

Ketika Anda menerapkan strategi bisnis baru, bagaimana Anda tahu bahwa strategi berhasil? Cara paling umum untuk memastikan strategi Anda berhasil yakni dengan mengidentifikasi metrik kesuksesan sebelum menerapkan inisiatif.

Metrik kesuksesan menjelaskan cara terukur untuk menilai progres tim. Dengan menetapkan gol berbasis metrik, Anda memiliki kemampuan untuk mengukur apakah strategi berhasil atau tidak. Meskipun ada berbagai pilihan metode penetapan gol berbeda, semua metode ini menggunakan metrik kesuksesan untuk mengukur progres.

Apa itu metrik kesuksesan bisnis?

Metrik kesuksesan bisnis adalah perhitungan terukur yang dilacak oleh para pemimpin bisnis untuk melihat apakah strategi mereka berhasil. Metrik kesuksesan juga dikenal sebagai indikator kinerja utama (IKU). Tidak ada satu metrik kesuksesan yang cocok untuk semuanya. Kebanyakan tim menggunakan beberapa metrik berbeda untuk menentukan keberhasilan. 

Ketika metrik yang tepat dilacak dengan benar, para pemimpin dapat menggunakan metrik ini sebagai tolok ukur kinerja bisnis. Anda harus menetapkan metrik sebelum inisiatif dimulai untuk melihat progres dari awal hingga akhir.

Baca: Belum pernah mencoba perencanaan strategis? Mulai di sini.

Mengapa penting melacak metrik kesuksesan bisnis?

Dengan jumlah metrik tidak terbatas yang selalu dapat dilacak, mengapa para pemimpin bisnis harus melakukan upaya untuk mengukurnya? Berikut ini beberapa alasan untuk baiknya mengikuti metrik kesuksesan bisnis. 

Hubungkan pekerjaan dengan gol

Salah satu manfaat menggunakan metrik kesuksesan adalah menghubungkan pekerjaan yang dilakukan tim dengan gol yang ingin dicapai sebagai perusahaan. Jika para tim menyelaraskan pekerjaannya dengan gol bisnis tertentu, mereka dapat memprioritaskan tugas yang perlu diselesaikan dengan lebih baik. 

Nilai keberhasilan strategi

Jika Anda menerapkan strategi atau taktik baru bersama tim, gunakan metrik kesuksesan untuk mengukur apakah strategi itu berhasil. Jika Anda mengukur metrik tim sebelum menerapkan strategi baru, metrik itu dapat digunakan sebagai tolok ukur. Saat menerapkan strategi baru, metrik baru itu dapat dibandingkan dengan tolok ukur dan Anda bisa melihat bagaimana perbandingan metrik-metrik itu. 

Buat keputusan berdasarkan data

Serupa dengan cara menggunakan metrik sebelumnya sebagai tolok ukur strategi baru, Anda dapat menggunakan data historis untuk membantu tim membuat keputusan bisnis yang cerdas.

Periksa metrik dari tahun-tahun tertentu. Apakah berbeda dari biasanya? Strategi apa yang diterapkan tim untuk menghasilkan metrik-metrik itu? Adakah kejadian dari periode tersebut yang dapat direnungkan? Gunakan angka-angka ini untuk membuat keputusan tentang cara untuk bergerak maju pada masa mendatang agar Anda bisa membuat keputusan berdasarkan pengetahuan yang Anda miliki.

Baca: Cara memahami pelajaran yang dipetik dalam manajemen proyek

Kenali kelemahan strategi Anda

Jika Anda mengukur sejumlah metrik berbeda dan melihat penurunan dalam satu metrik, Anda dapat dengan mudah mengenali bagian mana dalam strategi itu yang tertinggal. Hal ini memberi tim Anda kesempatan menyesuaikan strategi untuk inisiatif berikutnya.

Contoh metrik kesuksesan bisnis menurut tim

Setiap tim dalam bisnis mencapai gol yang berbeda, jadi masuk akal jika tim yang berbeda memiliki metrik kesuksesan yang berbeda pula. Berikut ini beberapa contoh metrik kesuksesan menurut tim.

Metrik bisnis umum

  • Margin laba kotor: Margin laba kotor diukur dengan mengurangkan biaya pokok penjualan dari penjualan bersih perusahaan.

  • Return on investment (ROI): Rasio antara pendapatan dan investasi. ROI biasanya digunakan untuk memutuskan apakah suatu inisiatif sepadan dengan waktu dan uang yang Anda investasikan. Jika digunakan sebagai metrik bisnis, ROI acap kali menandakan seberapa baik kinerja investasi. 

  • Produktivitas: Ini adalah pengukuran seberapa efisien perusahaan memproduksi barang atau jasa. Anda dapat menghitungnya dengan membagi total output dengan total input. 

  • Jumlah total pelanggan: Metrik sederhana namun efektif untuk melacak. Semakin banyak pelanggan berbayar, semakin banyak uang yang diperoleh untuk bisnis.

  • Pendapatan berulang: Umumnya digunakan oleh perusahaan SaaS, ini adalah jumlah pendapatan yang dihasilkan oleh semua pelanggan aktif Anda saat ini selama periode tertentu. Pendapatan berulang biasanya diukur baik bulanan atau tahunan.

Metrik pemasaran

  • Pengguna lalu lintas web harian: Ini adalah jumlah pengguna yang mengunjungi situs web Anda setiap hari.

  • Pengguna lalu lintas web baru: Ini adalah jumlah pengguna yang mengunjungi situs web Anda untuk pertama kalinya.

  • Open rate email: Metrik ini sangat penting untuk tim pemasaran email. Open rate email mengukur persentase audiens yang telah membuka email pemasaran Anda.

Jumlah prospek yang dihasilkan: Cocok untuk tim pemasaran yang bekerja secara lintas fungsi dengan penjualan, metrik ini mengukur jumlah prospek berkualitas yang dihasilkan oleh tim pemasaran dan diteruskan ke tim penjualan. Perhatikan bahwa definisi prospek yang memenuhi syarat dapat bervariasi tergantung pada gol tim Anda.

Baca: Pemasaran vs. Periklanan: Apa Bedanya?

Metrik kesuksesan pelanggan

  • Skor promotor bersih (NPS): Metrik ini adalah salah satu pengukuran paling umum dari loyalitas dan kepuasan pelanggan dan kadang-kadang disebut sebagai skor kepuasan pelanggan. Ini adalah nilai numerik untuk menjawab pertanyaan, "Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan [produk atau layanan]?" Anda dapat menghitung NPS dengan mengurangkan persentase individu yang memilih antara 0-6 dari persentase individu yang memilih 9-10. 

  • Tingkat retensi pelanggan: Metrik ini mengukur berapa banyak pelanggan Anda yang tetap menjadi pelanggan selama periode waktu tertentu. Tim bebas untuk menentukan kerangka waktu yang masuk akal untuk bisnis dan industri Anda.

  • Tingkat kehilangan pelanggan: Ini adalah kebalikan dari tingkat retensi. Tingkat kehilangan pelanggan mengukur seberapa sering pelanggan berhenti berbisnis dengan perusahaan Anda. Tim bebas untuk menentukan periode waktu yang paling masuk akal untuk bisnis dan industri Anda.

  • Umpan balik pelanggan: Meskipun bukan ukuran kuantitatif, umpan balik pelanggan anekdot bisa sangat berharga bagi perusahaan dan dapat digunakan untuk testimonial dan strategi pemasaran. Pengalaman para pelanggan adalah sesuatu yang dapat dikurasi oleh tim, dan semakin baik pengalaman yang mereka miliki, semakin lama mereka menjadi pelanggan.

  • Rata-rata umur pelanggan: merupakan rata-rata lama pelanggan tetap menjadi pelanggan Anda. Metrik ini digunakan untuk menghitung nilai umur pelanggan.

  • Nilai umur pelanggan (CLV atau LTV): merupakan jumlah keuntungan yang diharapkan perusahaan untuk diperoleh dari pelanggan tertentu selama rata-rata umur hubungan pelanggan.

Templat kesuksesan pelanggan gratis

Metrik penjualan

  • Prospek yang memenuhi syarat: Prospek yang memenuhi syarat adalah individu yang menunjukkan semua karakteristik yang diidentifikasi oleh tim sebagai individu yang ideal untuk dijual. Prospek ini dapat mencakup demografi, peran, ukuran perusahaan, atau kualitas penting lainnya.

  • Tingkat konversi prospek ke pelanggan: Ini adalah metrik yang baik untuk diidentifikasi karena dapat memberikan wawasan mengenai audiens yang ditargetkan kepada tim penjualan dan pemasaran. Jika tingkat konversi tinggi, Anda menargetkan audiens serta tim berfokus pada prioritas yang tepat. Tingkat konversi yang rendah menunjukkan calon pelanggan akan meninggalkan pipeline.

  • Biaya akuisisi pelanggan: merupakan jumlah yang dihabiskan tim untuk strategi pemasaran dan penjualan untuk mengubah prospek menjadi pelanggan. Idealnya, angka ini sedekat mungkin dengan nol.

  • Total pelanggan baru: Melacak metrik ini dapat memberi Anda indikator tentang seberapa cepat basis pelanggan tumbuh.

Metrik pengembang

  • Waktu aktif produk: Metrik ini mengukur waktu kerja perangkat lunak Anda selama periode waktu tertentu. 

  • Waktu respons bug: Ini adalah seberapa cepat tim Anda mengidentifikasi bug, menemukan solusi patch, dan mendorong perbaikan ke produksi. Masalah dapat berkisar dari perbaikan cepat lima menit hingga proyek penuh.

  • Pengguna aktif harian: jumlah pengguna yang menggunakan perangkat lunak Anda setiap hari. Ini dapat membantu Anda memahami berapa banyak pelanggan yang benar-benar menggunakan dan menghargai perangkat lunak. Jika ada kesenjangan besar antara jumlah pelanggan dan jumlah pengguna aktif harian, maka pelanggan mungkin tidak menghargai produk Anda.

  • Waktu siklus: Waktu yang diperlukan untuk proyek tertentu dari awal hingga penerapan strategi ke dalam produksi. Waktu sikus baik diukur karena dapat membantu manajer proyek mengetahui berapa lama proyek tertentu akan memakan waktu.

  • Throughput: Ukuran total hasil kerja yang dikembangkan tim tertentu. Ini termasuk apa pun yang siap untuk QA dan masuk ke dalam produksi.

Metrik sumber daya manusia

  • Kepuasan pegawai: Mirip dengan skor promotor bersih, skor kepuasan pegawai menunjukkan seberapa besar kemungkinan pegawai akan merekomendasikan perusahaan Anda sebagai pemberi kerja kepada teman atau kolega. Ini adalah metrik penting bagi tim SDM karena dapat memperlihatkan masalah budaya perusahaan dan kebijakan yang dapat diselesaikan.

  • Tingkat retensi pegawai: Mirip dengan tingkat retensi pelanggan, tingkat retensi pegawai mengukur berapa banyak pegawai Anda yang tinggal di perusahaan selama periode waktu yang ditentukan. Ini sering diukur setiap tahun. 

  • Umpan balik pegawai: Umpan balik pegawai anekdot sama berharganya dengan umpan balik pelanggan, jika tidak berlebihan. Umpan balik pegawai memberi tim kesempatan untuk menawarkan saran guna membantu perusahaan menjadi perusahaan yang lebih baik dan hasilnya akan meningkatkan tingkat retensi pegawai.

Baca: 6 kiat membangun budaya organisasi yang kuat menurut para pemimpin Asana

Hubungkan pekerjaan tim ke metrik dengan Asana

Kemungkinan besar, pekerjaan tim Anda secara langsung berkontribusi pada satu atau beberapa metrik utama kesuksesan. Tetapi, tanpa cara yang jelas untuk menghubungkan pekerjaan sehari-hari dengan gol yang lebih besar, anggota tim bisa kurang memahami apa yang harus diprioritaskan. Sebaiknya, lacak pekerjaan dan ukur semua metrik di satu tempat dengan Asana. Asana membantu Anda menghubungkan pekerjaan yang dilakukan tim dengan gol yang ditetapkan, jadi Anda dapat mencapainya bersama.

Coba Asana gratis

Sumber daya terkait

Artikel

25 professional goals to advance your career