Strategi vs. taktik: Apa bedanya?

Headshot kontributor Sarah LaoyanSarah Laoyan5 Oktober 20213 menit baca
facebooktwitterlinkedin
Gambar banner artikel strategi vs. taktik: Apa bedanya?
Coba Asana

Ringkasan

Istilah “strategi” dan “taktik” berasal dari terminologi militer, tapi kini banyak digunakan di lingkungan profesional. Pelajari cara menggunakan strategi dan taktik untuk membangun strategi bisnis Anda.

Grandmaster catur tidak asal bermain game memindahkan bidak-bidak secara acak. Mereka memiliki pertimbangan matang dan langkah akurat agar dapat mengendalikan lawan.

Pemain catur menggunakan strategi dan taktik untuk mencapai gol akhir: menangkap raja lawan. Seperti pengambilan keputusan dalam catur, Anda dapat menggunakan strategi dan taktik untuk membangun dan menjalankan strategi bisnis. Berikut cara kedua teknik ini membantu Anda mencapai gol strategis.

Apa perbedaan antara strategi dan taktik?

Istilah "strategi" dan "taktik" berasal dari terminologi militer yang diambil dari Seni Berperang Sun Tzu. Sejak itu, keduanya telah diadaptasi agar sesuai dengan beragam situasi selain penggunaan militer, termasuk strategi bisnis. 

Definisi strategi

Strategi adalah rencana tindakan yang akan diambil di masa mendatang untuk mencapai gol akhir final. Strategi membantu menentukan gol jangka panjang dan cara mencapainya.

Baca: Gol vs. tujuan: Perincian manajer proyek

Definisi taktik

Sekalipun strategi adalah rencana tindakan yang mengarahkan Anda, taktik merupakan langkah dan tindakan individu yang akan membawa Anda ke tujuan. Dalam konteks bisnis, taktik berarti tindakan spesifik yang diambil tim untuk mengimplementasikan inisiatif yang diuraikan dalam strategi. 

Jika kita kembali ke analogi catur, strategi adalah mengatur posisi bidak dalam susunan tertentu untuk mencapai tempat yang diinginkan. Taktik adalah tindakan memindahkan bidak terkait ke posisi tersebut.

Kaitan strategi dan taktik

Dalam Seni Berperang, Sun Tzu menulis, "Semua orang dapat melihat taktik yang saya gunakan untuk menaklukkan, tapi yang tidak bisa dilihat siapa pun adalah strategi untuk menghasilkan kemenangan." Sun Tzu mengilustrasikan bahwa sekalipun taktik lebih konkret dan mudah dilihat, strategi menyeluruh juga sama pentingnya. Pertanyaannya bukan strategi vs. taktik, melainkan strategi dan taktik. Anggap dua teknik ini sebagai dua sisi berbeda dari koin yang sama, keduanya diperlukan untuk mencapai gol. 

Jika seseorang mencoba mencapai gol hanya dengan strategi, mereka tidak akan membuat progres karena taktik adalah item tindakan

Di sisi lain, Anda tidak dapat mencapai gol bisnis dengan taktik saja. Taktik tanpa strategi akan dengan cepat berubah menjadi pekerjaan tanpa tujuan. Ketika ini terjadi, orang hanya mengambil tindakan acak tanpa tujuan strategis. Dalam jangka pendek, ini dapat terasa seperti pekerjaan remeh untuk anggota tim. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menyebabkan frustrasi, kelelahan bekerja, dan ketidakpuasan kerja. 

Apa ciri strategi yang baik?

Keputusan yang memanfaatkan data

Strategi yang baik itu dipertimbangkan dan direncanakan dengan matang serta diteliti dengan sangat baik. Jika ingin membangun strategi jangka panjang yang kokoh, Anda harus mengumpulkan informasi dan data dari pengalaman sebelumnya untuk memengaruhi proses pengambilan keputusan berbasis data di masa mendatang. 

Contoh, beberapa industri mengalami musim dalam bisnis mereka. Mengetahui cara menggunakan musim tersebut untuk mendapatkan manfaat adalah contoh pemikiran strategis yang baik dan penggunaan data historis demi kepentingan Anda. 

Gol yang ditentukan dengan jelas

Strategi terbaik dibuat berdasarkan gol yang ditentukan dengan jelas. Membangun strategi yang baik akan jauh lebih mudah jika tahu persis hal yang harus dicapai. Memiliki gol yang ditentukan dengan jelas adalah bagian penting dalam proses perencanaan untuk strategi jangka panjang. Beberapa orang merencanakan strategi dan gol bisnis secara bersamaan, dan ini dapat menyederhanakan proses. Tapi, jika tidak ada gol akhir, mencoba membuat strategi Anda bagaikan mencoba berlomba lari tanpa mengetahui rutenya.

Baca: Menentukan gol bisnis: Langkah pertama menuju bisnis yang sukses

Rencana cadangan

Keberhasilan strategi bergantung pada hasil yang diharapkan. Tapi, apa yang terjadi apabila strategi terhambat? Di sinilah peran rencana cadangan. Jika menyertakan rencana cadangan dalam strategi, Anda dapat memperkirakan hambatan. Tim akan mengetahui hal yang harus dilakukan untuk mengatasi hambatan agar proyek tidak benar-benar terhambat. 

Apa ciri taktik yang baik?

Taktik itu jangka pendek

Jika strategi adalah rencana jangka panjang, taktik merupakan langkah-langkah jangka pendek yang membantu mencapai gol yang lebih kecil. Perencanaan taktis adalah tindakan menguraikan rencana strategis menjadi tindakan-tindakan jangka pendek.

Baca: Pentingnya menentukan gol jangka pendek

Taktik berkaitan erat dengan strategi

Jika kesulitan memahami kontribusi taktik tertentu pada strategi, itu mungkin bukan taktik terbaik untuk strategi Anda. Pekerjaan yang Anda lakukan harus secara aktif berkontribusi pada gol yang ingin dicapai.

OKR kerangka kerja penetapan gol adalah contoh yang baik tentang kaitan antara taktik jangka pendek dengan visi jangka panjang. Terdapat satu objektif utama dan hasil utama yang ditentukan untuk mencapai tujuan utama. Taktik yang dijalankan orang-orang secara rutin berkontribusi terhadap perkembangan hasil utama.

Taktik dapat ditindaklanjuti dan terikat waktu

Taktik sebaiknya dilakukan dalam kerangka waktu terbatas. Seperti kebanyakan strategi penentuan gol, membuat tenggat terikat waktu memastikan taktik selesai dalam kerangka waktu yang ditentukan. Jika tidak yakin tentang cara membuat taktik yang dapat ditindaklanjuti dan terikat waktu, cobalah menggunakan metodologi href="https://asana.com/id/resources/smart-goals"> gol SMART.

Contoh strategi dan taktik bisnis

Berikut beberapa contoh cara pakar strategi bisnis menggunakan strategi yang baik dan taktik cerdas untuk mencapai gol bisnis mereka.

Tim SDM

Strategi: Mewawancarai 20% lebih banyak kandidat dari komunitas teknologi yang secara historis kurang terwakili.

​Taktik: 

  • Mensponsori kelompok komunitas yang secara historis kurang terwakili yang fokus pada STEM.

  • Menciptakan peluang untuk siswa menggunakan jalur edukasi alternatif, misalnya bootcamp dan sekolah kejuruan.

  • Secara rutin membagikan lowongan pekerjaan di sejumlah platform yang menarget komunitas yang kurang terwakilkan.

Tim pemasaran digital

Strategi: Meningkatkan pendaftaran uji coba sebesar 30%

Taktik:

  • Meningkatkan visibilitas pada halaman web dengan menambahkan pop-up uji coba gratis pada 50% scroll.

  • Menawarkan e-book gratis untuk setiap penawaran pendaftaran uji coba.

  • Mempromosikan pendaftaran uji coba melalui pemasaran media sosial.

Tim pengembangan web

Strategi: Mengurangi kecepatan halaman sebesar 1 detik.

Taktik:

  • Mengidentifikasi kelebihan kode yang memengaruhi kecepatan halaman dan menemukan alternatif praktis.

  • Memampatkan gambar pada halaman hingga kurang dari 1 MB.

  • Mengurangi jumlah pengalihan halaman.

Mengelola strategi dan taktik menggunakan alat manajemen kerja

Strategi yang baik dimulai dengan perencanaan yang terorganisasi. Jika Anda mencari cara untuk menjaga agar gol bisnis tetap tertata, pertimbangkan untuk menggunakan alat manajemen kerja. Perangkat lunak manajemen kerja dapat membantu menghubungkan taktik sehari-hari Anda dengan strategi jangka panjang.

Coba Asana untuk manajemen kerja

Sumber daya terkait

Artikel

25 professional goals to advance your career