Cara membuat analisis kompetitif (beserta contoh)

Gambar kontributor tim AsanaTeam Asana8 Oktober 20216 menit baca
facebooktwitterlinkedin
Gambar banner artikel cara membuat analisis kompetitif (beserta contoh)
Coba Asana sekarang

Ringkasan

Analisis kompetitif berisi identifikasi kompetitor langsung dan tidak langsung Anda menggunakan riset untuk membandingkan kekuatan dan kelemahan mereka dengan Anda. Dalam panduan ini, kami akan menguraikan cara membuat analisis kompetitif dan menjelaskan cara menggunakan strategi pemasaran ini untuk meningkatkan bisnis.

Saat Anda menjalankan bisnis maupun bermain dalam pertandingan sepak bola, memahami kompetisi Anda sangat penting untuk meraih kesuksesan. Meskipun tidak mungkin mencetak gol di kantor, gol Anda adalah meraih kesepakatan bisnis dengan klien atau menarik pelanggan dengan produk Anda. Atlet dan pemilik bisnis memiliki metode persiapan yang serupa. Setelah memahami kekuatan dan kelemahan Anda dibandingkan kompetitor, kinerja Anda dapat meningkat. 

Dalam panduan ini, kami akan menguraikan langkah-langkah untuk membuat analisis kompetitif dan menjelaskan cara untuk dapat menggunakan strategi pemasaran ini untuk meningkatkan bisnis. Dengan templat gratis untuk analisis kompetitor dari kami, Anda dapat mengidentifikasi siapa yang dihadapi dan membuat rencana bisnis yang lebih kaya wawasan.

Apa itu analisis kompetitif?

Analisis kompetitif meliputi identifikasi kompetitor langsung dan tidak langsung menggunakan riset untuk membandingkan kekuatan dan kelemahan mereka dengan Anda. 

Definisi analisis kompetitif

Kompetitor langsung memasarkan produk yang sama kepada audiens yang sama dengan Anda, sedangkan kompetitor tidak langsung memasarkan produk yang sama ke audiens berbeda. Setelah mengidentifikasi kompetitor Anda, Anda dapat menggunakan informasi yang dikumpulkan untuk melihat posisi Anda di lanskap pasar. 

Apa yang masuk dalam analisis kompetitif?

Tujuan jenis analisis ini adalah mendapatkan keunggulan kompetitif di pasar dan meningkatkan strategi bisnis. Tanpa analisis kompetitif, sulit untuk mengetahui yang dilakukan orang lain untuk menarik klien atau pelanggan di target pasar Anda. Laporan analisis kompetitif dapat mencakup:

  • Deskripsi target pasar perusahaan Anda

  • Detail produk atau layanan Anda versus produk atau layanan kompetitor

  • Pangsa pasar, penjualan, dan pendapatan saat ini dan yang diproyeksikan

  • Perbandingan harga

  • Analisis strategi pemasaran dan media sosial

  • Perbedaan peringkat pelanggan

Anda akan membandingkan setiap detail produk atau layanan Anda versus kompetitor untuk menilai keampuhan strategi. Dengan membandingkan metrik keberhasilan di seluruh perusahaan, Anda dapat membuat keputusan berdasarkan data.

Baca: Apa itu indikator kinerja utama (IKU)?

Cara membuat analisis kompetitif

Ikuti lima langkah berikut untuk membuat laporan analisis kompetitif dan mendapatkan gambaran luas tentang posisi Anda di pasar. Proses ini dapat membantu Anda menganalisis beberapa kompetitor sekaligus dan mendekati target pelanggan Anda dengan lebih baik.

1. Buat ikhtisar kompetitor

Langkah pertama, pilih antara lima dan 10 kompetitor untuk dibandingkan dengan perusahaan Anda. Kompetitor yang Anda pilih harus memiliki penawaran produk atau layanan dan model bisnis yang serupa dengan Anda. Anda juga harus menggabungkan kompetitor langsung dan tidak langsung sehingga Anda dapat melihat cara pasar baru dapat memengaruhi perusahaan Anda. Memilih kompetitor pemula dan berpengalaman akan semakin mendiversifikasi analisis Anda.

Kiat:Untuk menemukan kompetitor di industri Anda, gunakan Google atau Amazon untuk mencari produk atau layanan Anda. Hasil teratas yang muncul kemungkinan besar adalah kompetitor Anda. Jika Anda seorang pemula atau melayani pasar khusus, Anda mungkin perlu menganalisis peringkat lebih dalam untuk menemukan kompetitor langsung.

2. Lakukan riset pasar

Setelah mengetahui kompetitor yang ingin dianalisis, Anda akan memulai riset pasar yang mendalam. Ini berupa perpaduan antara riset primer dan sekunder. Riset primer berasal langsung dari pelanggan atau produk itu sendiri, sedangkan riset sekunder adalah informasi yang dikumpulkan. Kemudian, lacak data yang Anda kumpulkan dalam templat riset pengguna.

Riset pasar primer dapat mencakup: 

  • Membeli produk atau layanan kompetitor

  • Mewawancarai pelanggan

  • Melakukan survei pelanggan online 

  • Mengadakan grup fokus langsung

Riset pasar sekunder dapat mencakup:

  • Menganalisis situs web kompetitor

  • Menilai situasi ekonomi saat ini

  • Mengidentifikasi perkembangan teknologi 

  • Membaca prestasi perusahaan

Kiat: Alat analisis mesin pencarian seperti Ahrefs dan SEMrush dapat membantu Anda menganalisis situs web kompetitor dan mendapatkan informasi SEO penting seperti kata kunci yang ditargetkan, jumlah tautan balik yang dimiliki, dan kinerja situs web secara keseluruhan. 

Templat riset pengguna gratis

3. Bandingkan fitur produk

Langkah selanjutnya dalam analisis adalah membandingkan produk Anda dengan produk kompetitor. Perbandingan ini harus menguraikan fitur produk satu per satu. Meskipun setiap produk memiliki fitur uniknya sendiri, sebagian besar produk kemungkinan akan mencakup:

  • Harga

  • Layanan yang ditawarkan

  • Usia audiens yang dilayani

  • Jumlah fitur

  • Gaya dan desain

  • Kemudahan penggunaan

  • Jenis dan jumlah garansi

  • Dukungan pelanggan yang ditawarkan

  • Kualitas produk

Kiat: Jika tabel fitur terlalu panjang, singkatkan langkah ini dengan membuat daftar fitur yang diyakini paling penting untuk analisis Anda. Fitur penting mungkin mencakup biaya, manfaat produk, dan kemudahan penggunaan.

4. Bandingkan pemasaran produk

Langkah analisis selanjutnya akan terlihat mirip dengan sebelumnya, kecuali Anda akan membandingkan upaya pemasaran kompetitor alih-alih fitur produk. Tidak seperti matriks fitur produk yang dibuat, Anda harus menganalisis lebih dalam untuk menemukan rencana pemasaran setiap perusahaan. 

Area yang ingin Anda analisis meliputi:

  • Media sosial

  • Teks iklan situs web

  • Iklan berbayar

  • Siaran pers

  • Teks iklan produk

Saat Anda menganalisis hal di atas, ajukan pertanyaan untuk mempelajari lebih dalam strategi pemasaran setiap perusahaan. Pertanyaan yang harus Anda ajukan dapat bervariasi menurut industri, tetapi mungkin mencakup:

  • Cerita apa yang mereka coba sampaikan?

  • Nilai apa yang mereka tawarkan ke pelanggan mereka?

  • Apa misi perusahaan mereka?

  • Apa suara merek mereka?

Kiat: Dalam langkah ini, Anda dapat mengidentifikasi target demografi kompetitor Anda dengan merujuk basis pelanggan mereka, baik dari situs web atau testimoni. Informasi ini dapat membantu Anda membuat persona pelanggan. Ketika Anda dapat membayangkan siapa yang secara aktif ditargetkan oleh kompetitor, Anda dapat lebih memahami taktik pemasaran mereka. 

5. Gunakan analisis SWOT

Intelijen kompetitif akan menjadi bagian penting dari kerangka analisis kompetitor, tetapi begitu mengumpulkan informasi, Anda dapat mengalihkan fokus kembali ke perusahaan. Analisis SWOT membantu Anda mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan Anda. Analisis ini juga membantu mengubah kelemahan menjadi peluang dan menilai ancaman yang dihadapi berdasarkan kompetisi Anda.

Selama analisis SWOT, tanyakan pada diri Anda:

  • Apa yang kita lakukan dengan baik?

  • Apa yang bisa kita tingkatkan?

  • Adakah kesenjangan pasar dalam layanan kita?

  • Apa tren pasar yang baru yang mulai muncul?

Kiat: Riset Anda dari langkah-langkah sebelumnya dalam analisis kompetitif akan membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dan mengisi analisis SWOT. Anda dapat mempresentasikan temuan Anda secara visual dalam matriks SWOT, yang merupakan bagan empat kotak yang dibagi berdasarkan kategori.

6. Identifikasi posisi Anda di lanskap pasar

Langkah terakhir analisis kompetitif adalah memahami posisi Anda dalam lanskap pasar. Untuk melakukan ini, Anda membuat grafik dengan sumbu X dan Y. Kedua sumbu harus mewakili faktor terpenting untuk menjadi kompetitif di pasar Anda. 

Misalnya, sumbu X mewakili kepuasan pelanggan, sedangkan sumbu Y mewakili kehadiran di pasar. Kemudian Anda mencantumkan setiap kompetitor pada grafik sesuai dengan koordinat (x,y). Anda juga mencantumkan perusahaan Anda pada bagan ini, yang akan memberi gambaran tentang posisi Anda dengan kompetitor Anda. 

Grafik ini dicantumkan untuk tujuan informasi dan tidak mewakili lanskap pasar Asana atau lanskap pasar industri tertentu. 

Identifikasi posisi Anda di lanskap pasar

Kiat: Dalam contoh ini, Anda melihat tiga perusahaan yang memiliki kehadiran pasar dan kepuasan pelanggan yang lebih besar daripada perusahaan Anda, sementara dua perusahaan memiliki kehadiran pasar yang serupa tetapi kepuasan pelanggan lebih tinggi. Data ini akan memulai proses pemecahan masalah karena Anda sekarang tahu kompetitor yang merupakan ancaman terbesar dan Anda dapat melihat di mana Anda gagal. 

Templat strategi bisnis gratis

Contoh analisis kompetitif

Bayangkan Anda bekerja di startup pemasaran yang menyediakan SEO untuk dokter gigi, yang merupakan industri khusus dan hanya memiliki sedikit kompetitor. Anda memutuskan untuk membuat analisis pasar untuk bisnis Anda. Untuk melakukannya, Anda akan:

  • Langkah 1: Gunakan Google untuk menyusun daftar kompetitor Anda. 

  • Langkah 2, 3, dan 4: Gunakan situs web kompetitor Anda, serta alat analisis SEO seperti Ahrefs, untuk mendalami layanan yang ditawarkan dan strategi pemasaran setiap perusahaan. 

  • Langkah 5: Berfokus kembali pada perusahaan Anda sendiri, Anda melakukan analisis SWOT untuk menilai gol strategis Anda dan mendapatkan gambaran tentang kekuatan dan kelemahan Anda. 

  • Langkah 6: Terakhir, Anda membuat grafik lanskap pasar dan menyimpulkan bahwa ada dua perusahaan yang mengalahkan perusahaan Anda dalam kepuasan pelanggan dan kehadiran pasar. 

Setelah menyusun informasi ini ke dalam tabel seperti di bawah ini, Anda memikirkan strategi yang unik. Untuk mengalahkan kompetitor Anda, Anda dapat menggunakan pelokalan. Alih-alih memasarkan ke dokter gigi secara di seluruh negara seperti yang dilakukan kompetitor, Anda memutuskan untuk memfokuskan strategi pemasaran pada satu daerah, provinsi, atau kota. Setelah Anda menjadi perusahaan SEO terkenal untuk dokter gigi di kota itu, Anda akan menambahkan cabang. 

Kerangka kerja analisis kompetitif

Anda tidak akan tahu kesimpulan yang dapat ditarik dari analisis kompetitif sampai melakukan pekerjaan dan melihat hasilnya. Baik Anda memutuskan strategi penetapan harga baru, cara meningkatkan pemasaran, maupun mengubah produk, memahami kompetitor dapat memberikan wawasan yang penting.

Kekurangan analisis kompetitif

Ada beberapa kekurangan dari analisis kompetitif yang harus dipikirkan sebelum melanjutkan ke laporan. Meskipun kekurangan ini minor, memahaminya dapat membuat Anda menjadi manajer atau pemilik bisnis yang lebih baik. 

Jangan lupa mengambil tindakan

Anda tidak hanya ingin mengumpulkan informasi dari analisis kompetitif. Anda juga ingin mengambil tindakan untuk informasi tersebut. Data itu sendiri hanya akan menunjukkan kecocokan posisi Anda dengan lanskap pasar. Kunci analisis kompetitif adalah menggunakannya untuk memecahkan masalah dan meningkatkan rencana strategis perusahaan.

Berhati-hatilah dengan bias konfirmasi

Bias konfirmasi berarti menafsirkan informasi berdasarkan keyakinan yang sudah Anda pegang. Ini buruk karena dapat menyebabkan Anda berpegang pada keyakinan yang salah. Untuk menghindari bias, Anda harus mengandalkan semua data yang tersedia untuk mendukung keputusan. Pada contoh di atas, pemilik bisnis mungkin percaya bahwa mereka adalah yang terbaik di pasar gigi SEO di media sosial. Karena keyakinan ini, ketika mereka melakukan riset pasar untuk media sosial, mereka mungkin hanya mengumpulkan informasi yang cukup untuk mengkonfirmasi bias mereka sendiri, sekalipun kompetitor mereka secara statistik lebih baik di media sosial. Namun, jika mengandalkan semua data yang tersedia, mereka dapat menghilangkan bias ini.

Perbarui analisis Anda secara berkala

Laporan analisis kompetitif mewakili potret lanskap pasar saat ini. Laporan ini membantu Anda mendapatkan informasi yang cukup untuk membuat perubahan perusahaan, tetapi tidak boleh menjadikan dokumen itu referensi lagi kecuali Anda memperbarui informasinya secara berkala. Tren pasar selalu berubah, dan meskipun sulit untuk memperbarui laporan, melakukannya akan memastikan Anda selalu mendapatkan wawasan yang akurat tentang kompetitor. 

Tingkatkan strategi pemasaran Anda dengan analisis kompetitif

Mempelajari kekuatan dan kelemahan kompetitor Anda akan membuat Anda menjadi pemasar yang lebih baik. Jika tidak tahu persaingan yang dihadapi, Anda tidak bisa mengalahkan mereka. Menggunakan analisis kompetitif dapat meningkatkan strategi pemasaran Anda dan memungkinkan menarik target audiens Anda lebih cepat.

Analisis kompetitif harus mengarah pada tindakan, yang berarti menindaklanjuti temuan dengan gol bisnis yang jelas dan rencana bisnis yang kuat. Setelah melakukan analisis kompetitif, Anda dapat menggunakan templat di bawah ini untuk mewujudkan rencana Anda.

Templat tujuan perusahaan gratisTemplat strategi bisnis gratis

Sumber daya terkait

Artikel

Affinity diagram: How to organize information