Cara menentukan Big Hairy Audacious Goals (BHAG) untuk melakukan hal yang tak mungkin

Headshot kontributor Julia MartinsJulia Martins27 Juli 20216 menit baca
facebooktwitterlinkedin
Gambar banner artikel Cara menentukan Big Hairy Audacious Goals (BHAG) untuk melakukan hal yang tak mungkin
Coba Asana sekarang

Ketika kita berhasil mencapai hal yang tak mungkin, seringkali karena kita yakin bisa melakukannya sejak awal.

Itulah mentalitas di balik BHAG, atau Big Hairy Audacious Goals. Pendaratan pertama di bulan dan penemuan internet merupakan contohnya—garis akhir yang tampak sangat jauh saat perlombaan dimulai.

Menyebutkan tujuan jangka panjang yang hampir mustahil itu sulit—dan membagikannya kepada orang lain bisa menakutkan. Tetapi jika ingin menetapkan dan mencapai tujuan inti Anda, maka Anda dapat melakukannya dengan BHAG. Berikut caranya. 

Apa itu Big Hairy Audacious Goal (BHAG)? 

Big Hairy Audacious Goal (BHAG) atau Cita-Cita Besar Perusahaan adalah suatu tujuan jangka panjang yang menginspirasi, yang membawa perusahaan Anda ke tingkat berikutnya. BHAG adalah tugas menakutkan yang membutuhkan waktu 10-25 tahun untuk bisa diselesaikan. Cita-cita ini membutuhkan lebih dari sekedar kerja keras dan keahlian. Untuk mencapai rencana bertahun-tahun ini, Anda harus percaya bahwa itu mungkin dicapai sejak awal. Dengan menetapkan gol besar ini, Anda mendorong batas kemampuan yang bisa dilakukan perusahaan Anda dan menantang tim Anda untuk membuat progres besar ke depan. 

Apa arti dari BHAG?

BHAG (disebut sebagai Bi-Hag) berarti Big Hairy Audacious Goals, atau Cita-Cita Besar Perusahaan. Istilah ini pertama kali dipakai pada tahun 1994 oleh Jim Collins dan Jerry Porras dalam buku mereka "Built to Last: Successful Habits of Visionary Companies."

Saat pertama ditetapkan, BHAG sering terasa seperti gol jangka panjang di tingkat organisasi yang nyaris mustahil dicapai. Bayangkan saat pengumuman Presiden John F. Kennedy pada tahun 1961 bahwa Amerika Serikat akan mendaratkan manusia di bulan sebelum dekade itu berakhir. Pada tahun 1961, klaim semacam itu tampak lebih seperti mimpi daripada kemungkinan menjadi kenyataan di masa depan. Tetapi dengan menetapkan tujuan itu, Presiden Kennedy mengilhami bangsa Amerika Serikat untuk mencapai hal yang tampaknya mustahil. 

Tetapkan dan raih gol bersama Asana

4 jenis BHAG

Semua BHAG memiliki satu kesamaan: kesemuanya merupakan tujuan jangka panjang yang ambisius. Tapi ada beberapa jenis Big Hairy Audacious Goals yang bisa Anda tetapkan. Keempat jenis BHAG tersebut adalah:

1. BHAG yang berorientasi pada target

Ini adalah tujuan yang paling tradisional dan oleh karena itu, merupakan jenis BHAG yang paling umum yang ditetapkan organisasi. Target mewakili sesuatu yang ingin Anda capai dalam jangka waktu tertentu. BHAG yang berorientasi pada target sering kali bersifat kuantitatif—misalnya, mencapai target pendapatan tertentu pada tahun tertentu. Tapi tujuan juga bisa bersifat kualitatif. Tujuan untuk mendarat di bulan pada tanggal tertentu, misalnya, adalah BHAG yang berorientasi pada target kualitatif.

Cara menetapkan BHAG yang berorientasi pada target: 

  • Pastikan Anda memilih target yang cukup besar untuk menginspirasi organisasi Anda, dan cukup jauh untuk membutuhkan setidaknya 10 tahun agar bisa mencapainya. 

  • BHAG yang berorientasi pada target ini bukanlah tujuan jangka pendek, jadi sebaiknya jangan fokus hanya pada satu bagian organisasi Anda atau satu aspek dari tujuan bisnis Anda. Namun, identifikasikan target yang mencakup seluruh tujuan organisasi Anda.

Contoh dari BHAG yang berorientasi pada target:

  • Tujuan Microsoft yang terkenal yaitu menaruh "komputer di setiap meja dan di setiap rumah." 

  • Tujuan Walmart pada tahun 1990: untuk mencapai penjualan 125 miliar dolar pada tahun 2000. 

Potensi masalah dan cara menghindarinya: 

  • Karena Anda menetapkan satu target, pastikan targetnya adalah sesuatu yang menginspirasi. Tidak apa-apa jika tampaknya hampir mustahil untuk dicapai—itulah yang membuat tujuan ini menjadi BHAG. 

  • BHAG yang berorientasi pada target dan berbasis pada pendapatan menarik bagi beberapa anggota tim, tetapi pastikan itu adalah sesuatu yang dapat didukung oleh semua anggota tim.

  • Jika target Anda lebih ke kualitatif, pastikan ada cara yang jelas untuk mengukur keberhasilan. 

2. BHAG yang kompetitif

BHAG yang kompetitif adalah cara bagi Anda untuk menyatukan tim Anda melawan pesaing besar. Memang, orang lebih suka mendukung pihak yang lebih lemah. Kenyataan bahwa Anda tertinggal tetapi memiliki peluang menang yang bagus dapat menjadi motivator yang kuat bagi tim Anda. BHAG yang kompetitif juga merupakan cara yang bagus untuk menggalang semangat tim dan menciptakan rasa urgensi yang Anda butuhkan untuk mengalahkan pesaing. Saat digunakan dengan benar, BHAG ini berfungsi sebagai titik fokus bagi upaya semua orang yang dapat membawa perusahaan Anda dari baik menjadi hebat. 

Cara menetapkan BHAG yang kompetitif:

  • Identifikasi sesuatu atau seseorang yang menjadi saingan tim Anda, dan yang kemungkinan akan terus bersaing untuk waktu yang lama. 

  • Tentukan apakah Anda ingin mengalahkan mereka di satu area atau di semua area. 

  • Bagikan tujuan ini dengan tim Anda untuk menginspirasi semangat bersaing mereka. 

Contoh dari BHAG yang kompetitif:

  • Tujuan NASA untuk mendaratkan manusia di bulan sebelum tahun 1970 adalah BHAG yang kompetitif, karena Amerika Serikat bersaing dengan Uni Soviet untuk menjadi negara pertama yang melakukannya.

  • Pada tahun 1960-an, ketika Nike masih merupakan perusahaan yang sedang naik daun, tujuan awal mereka adalah untuk “Menghancurkan Adidas.”

Potensi masalah dan cara menghindarinya: 

  • Pastikan ada pemimpin kategori atau pesaing yang jelas. Ketidakjelasan akan membuat BHAG ini membingungkan. 

  • Hanya gunakan BHAG ini jika Anda tidak diunggulkan. Hindari memilih pesaing kedua yang berjarak dekat dengan Anda, karena itu tidak terlalu menginspirasi.

  • Jangan merasa Anda harus tetap berpegang pada formula yang umum. Anda tidak harus selalu mengalahkan seseorang secara langsung. Sebaliknya, cobalah menjadi kreatif dengan BHAG ini. Misalnya, jika Anda bukan pihak yang tak diunggulkan, Anda masih dapat menetapkan BHAG kompetitif untuk mengalahkan kategori dan merebut persentase tertentu dari pangsa pasar saat melawan semua pesaing Anda.

3. BHAG panutan

Anda tidak perlu menjadi inovator untuk membuat BHAG yang baik. Bagaimanapun, mencapai keunggulan dalam kategori Anda sudah cukup menantang. Di situlah peran BHAG panutan. Untuk menetapkan tujuan ini, identifikasi sesuatu yang sudah berjalan dengan baik dan tetapkan tujuan untuk meniru kesuksesan itu. Gunakan jenis BHAG ini untuk meniru kesuksesan pesaing atau kesuksesan dari industri yang berbeda.

Cara menetapkan BHAG panutan:

  • Identifikasi sesuatu yang Anda kagumi, atau suatu tujuan yang telah dicapai orang lain, yang sebenarnya sudah merupakan BHAG juga.

  • BHAG ini paling efektif jika Anda adalah perusahaan yang sedang naik daun.

Contoh BHAG panutan:

  • Universitas Stanford, yang didirikan 249 tahun setelah Harvard didirikan, awalnya (dan secara informal) menjuluki dirinya sebagai “Harvard di belahan Barat.”

Potensi masalah dan cara menghindarinya: 

  • Sebelum menetapkan BHAG ini, ketahui apa yang membuat panutan Anda berhasil. Anda tidak ingin menjadi tiruan dari perusahaan panutan. Sebaliknya, identifikasi satu aspek yang mereka berhasil dan coba tandingi aspek itu.

  • Hindari menggunakan gaya BHAG ini jika Anda bukan organisasi yang sedang naik daun. 

4. BHAG transformasi internal

BHAG transformasi internal berbeda dari ketiga jenis BHAG lainnya karena jenis ini mewakili perubahan besar pada model bisnis Anda. Jika Anda mengubah strategi bisnis Anda, maka BHAG ini dapat dipakai untuk mewakili perubahan itu—dan hasil apa yang Anda harapkan darinya.

Cara menetapkan BHAG transformasi internal:

  • Identifikasikan suatu perubahan besar di seluruh organisasi yang perlu Anda lakukan. Ini bisa termasuk perubahan pasar, perubahan strategi bisnis, atau perombakan organisasi Anda. 

  • Gunakan BHAG untuk mewakili tujuan bisnis Anda yang baru dan alasan Anda untuk membuat perubahan itu.

Contoh BHAG transformasi internal:

  • Perubahan Netflix dari jasa pengiriman DVD untuk menjadi layanan streaming pertama di dunia.

  • Transisi Best Buy’s dari pengalaman berbelanja eksklusif secara langsung hingga menjadi pemimpin digital dalam teknologi. 

Potensi masalah dan cara menghindarinya: 

  • Menerapkan transformasi internal itu sulit. Sebelum melakukannya, pastikan itu yang terbaik untuk perusahaan Anda. Perubahan yang terlalu sering dapat mengurangi moral tim

  • Saat Anda siap untuk transformasi internal, terapkan proses manajemen perubahan untuk membuat transisi selancar mungkin. 

Baca: Apa itu manajemen perubahan? 6 langkah membangun proses manajemen perubahan yang sukses

Contoh-contoh BHAG

Sebelum mulai menyusun Big Hairy Audacious Goals Anda sendiri, lihatlah beberapa contoh BHAG. Perhatikan bahwa beberapa BHAG ini juga merupakan pernyataan misi perusahaan, karena inilah hal utama yang ingin dicapai perusahaan. Seringkali, sebuah organisasi akan menentukan pernyataan misi atau visi, tanpa menyadari bahwa sebenarnya mereka menggunakan BHAG untuk melakukannya. 

Google: Mengatur informasi dunia

NPR: Untuk menciptakan publik yang lebih terinformasikan

Facebook: Mendekatkan dunia

Airbnb: Menciptakan dunia di mana siapa pun bisa berada di mana saja

Feeding America: Memastikan akses yang adil ke makanan bergizi untuk semua

SpaceX: Menjadikan umat manusia di multiplanet

Khan Academy: Untuk memberikan pendidikan kelas dunia gratis kepada siapa saja, di mana saja

Spotify: Membuka potensi kreativitas manusia

Michael J. Fox Foundation: Menemukan obat untuk penyakit Parkinson

Baca: Bagaimana Michael J. Fox Foundation for Parkinson’s Research semakin dekat ke penemuan obat bersama Asana

Bagaimana BHAG dibandingkan dengan metodologi penetapan tujuan yang lainnya

BHAG adalah tujuan jangka panjang yang ambisius. Tapi tidak setiap tujuan adalah BHAG. Berikut adalah bagaimana Big Hairy Audacious Goals bila dibandingkan dengan metodologi penetapan tujuan lainnya: 

BHAG vs. KPI

Key performance indicators (KPI/Indikator kinerja utama) adalah pengukuran kuantitatif tentang progres tim atau organisasi Anda menuju tujuan bisnis yang penting. Rencanakanlah untuk menetapkan KPI setiap tiga bulan atau tahunan untuk melacak apakah Anda berada di jalur yang benar untuk mencapai tujuan strategis Anda. 

BHAG jauh lebih besar dari KPI. Sementara KPI mengukur keberhasilan dalam skala tiga, enam, atau 12 bulan, BHAG harus memakan waktu tidak kurang dari 10 tahun untuk menyelesaikannya. Beberapa BHAG membutuhkan waktu lebih dari 25 tahun untuk menyelesaikannya!

Baca: Apa itu indikator kinerja utama (IKU)?

BHAG vs. OKR

Objectives and key results (OKR/Tujuan dan hasil utama) adalah metodologi penetapan tujuan untuk membantu tim menetapkan tujuan yang terukur. Pola OKR menyatakan Saya akan [tujuan] yang diukur dengan [hasil utama]. Biasanya, Objective adalah tujuan sepanjang tahun yang ditetapkan di tingkat departemen atau organisasi. Key Results, atau Hasil Utama, yang melacak progres menuju tujuan, dapat ditetapkan di tingkat departemen, tim, atau individu, dan dapat berlangsung dari satu bulan hingga satu tahun. 

Membuat progres menuju OKR tahunan Anda dapat membuat Anda semakin dekat menuju sukses dan membantu Anda mencapai BHAG Anda. Namun, seperti KPI, OKR jauh lebih kecil cakupannya daripada BHAG. Setelah menyelesaikan 10 atau 20 tahun OKR yang sukses, Anda mungkin akhirnya dapat menyelesaikan BHAG Anda. 

Baca: Apa itu tujuan dan hasil utama (OKR)?

BHAG vs. gol SMART

SMART adalah singkatan untuk Specific (Spesifik), Measurable (Terukur), Achievable (Dapat Dicapai), Realistic (Realistis), dan Time-bound (Terikat Waktu). Kerangka penetapan tujuan ini memastikan tujuan dapat dapat ditindaklanjuti. Anda dapat menerapkan metodologi SMART ke dalam proses penetapan tujuan apa pun. 

Misalnya, jika Anda menggunakan metodologi SMART dengan BHAG, Anda cukup memastikan bahwa BHAG Anda sesuai dengan semua kriteria SMART. 

Baca: Menulis gol SMART yang lebih baik dengan kiat dan contoh ini

BHAG vs. perencanaan strategis

Sebuah perencanaan strategis adalah alat untuk menentukan arah organisasi Anda dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Bentuk perencanaan jangka panjang ini membantu organisasi Anda mencapai tujuan besar dengan kejelasan dan fokus.

Meskipun cakupannya lebih besar daripada OKR, perencanaan strategis cakupannya lebih kecil daripada BHAG. Bergantung pada BHAG Anda, buatlah rencana strategis untuk membuat Anda menjadi bagian dari jalan menuju tujuan Anda. Setelah Anda siap untuk memperbarui rencana strategis Anda tiga atau lima tahun ke depan, Anda dapat membuat rencana strategis lain untuk membawa Anda selangkah lebih dekat ke BHAG Anda.

Baca: Belum pernah mencoba perencanaan strategis? Mulai di sini.

BHAG vs. pernyataan visi

Dalam praktiknya, BHAG dan pernyataan visi cukup mirip. Keduanya adalah tujuan yang memberi inspirasi, yang melihat pada kesuksesan jangka panjang perusahaan Anda. 

Perbedaan utama antara BHAG dan pernyataan visi adalah keberanian klaim. Beberapa pernyataan visi berani dan menarik, tetapi tidak bertentangan dengan kepercayaan seperti yang dilakukan BHAG sejati. Terkadang, melakukan pekerjaan dengan baik dan melayani pelanggan Anda sudah lebih dari cukup. 

Ambil contoh TED, penyelenggara dari TED Talks. Pernyataan visi mereka adalah untuk menyebarkan gagasan. Ini bukan BHAG karena ini bukan sesuatu yang revolusioner—tetapi mereka masih memproduksi konten yang luar biasa dan menginspirasi orang-orang di seluruh dunia setiap hari. 

Baca: 7 langkah untuk menulis pernyataan visi yang sempurna

Lacak dan selesaikan Big Hairy Audacious Goals Anda

Anda telah menetapkan BHAG Anda. Langkah berikutnya: capai cita-cita itu. Untuk membuat progres menuju kesuksesan, pastikan Anda menggunakan alat penetapan tujuan. Alat penetapan tujuan membantu Anda menyelaraskan tujuan perusahaan dengan pekerjaan yang mendukungnya—semuanya di satu tempat. Dengan begitu, Anda dapat menjaga tim Anda tetap di jalur yang benar dan senantiasa terinspirasi.

Tetapkan dan raih gol bersama Asana

Sumber daya terkait

Artikel

7 types of goals to stay organized and focused