6 strategi mengambil keputusan kelompok secara cepat

Headshot kontributor Sarah LaoyanSarah Laoyan
1 Maret 2024
4 menit baca
facebookx-twitterlinkedin
Gambar banner artikel 6 strategi mengambil keputusan kelompok secara cepat
Cek Templat

Ringkasan

Teknik pengambilan keputusan kelompok memberi tim lintas fungsi kerangka kerja untuk mendorong diskusi yang membangun terkait keputusan yang penting bagi bisnis. Pelajari cara menggunakan kerangka kerja pengambilan keputusan kelompok untuk mengambil keputusan secara cepat.

Mengambil keputusan untuk sekelompok orang bisa menjadi pekerjaan yang sulit. Bahkan, banyak hal menjadi lebih rumit saat Anda mengambil keputusan bisnis penting dan harus mempertimbangkan keuangan, kebutuhan investor, dan gol tim lintas fungsi yang berbeda. Menetapkan kerangka kerja pengambilan keputusan dari jauh hari membantu Anda mengurangi distraksi eksternal dan mengikuti serangkaian langkah yang ditentukan sebelumnya untuk mengambil keputusan paling logis sebagai satu kelompok. Menggunakan kerangka kerja pengambilan keputusan kelompok dapat membantu tim lintas fungsi mengambil keputusan yang tepat secara cepat.

Apa itu teknik pengambilan keputusan kelompok?

Teknik pengambilan keputusan kelompok adalah kerangka kerja yang dapat digunakan untuk membantu sekelompok pengambil keputusan yang berbeda. Kerangka kerja ini bisa menjadi sangat berguna saat Anda bekerja dengan pembuat keputusan dari seluruh tim dan departemen karena membantu memberikan berbagai sudut pandang dari tim lintas fungsi untuk pengambil keputusan. Jenis teknik terbaik pengambilan keputusan kelompok mempertimbangkan opini semua orang dalam kelompok. Menggunakan teknik pengambilan keputusan kelompok yang tepat untuk proyek yang tepat dapat membantu menghemat waktu tim, meningkatkan efisiensi, dan mendorong kolaborasi. 

5 kiat mengambil keputusan kelompok yang baik

Mengambil keputusan kelompok yang baik itu penting, terutama saat bekerja dengan tim lintas fungsi. Untuk memastikan Anda menyertakan opini semua orang, gunakan kiat ini: 

  1. Jelaskan gol dan kategori keputusan. Mengambil keputusan kelompok mungkin sulit jika Anda bekerja lintas fungsi. Ini karena setiap tim memiliki gol dan kebutuhan masing-masing untuk keputusan final. Mempertimbangkan kategori keputusan juga penting. Keputusan jenis pertama adalah keputusan yang sangat sulit diubah. Keputusan jenis kedua dapat diubah, mudah diperbaiki dan diubah jika hasilnya tidak cukup mencerminkan harapan tim Anda. Pastikan semua orang dalam tim memahami konsistensi keputusan ini. 

  2. Jumlah anggota kelompok pengambilan keputusan sebaiknya sedikit tapi beragam. Meskipun mungkin ada banyak orang yang terdampak oleh keputusan Anda, kelompok pengambilan keputusan yang kecil dapat membantu menjaga ketangkasan. Membuat sekelompok orang yang beragam itu penting karena ini mendorong diskusi dari anggota tim dengan sudut pandang berbeda. Saat mempertimbangkan siapa yang harus dipilih, cobalah mengumpulkan anggota dari tim yang paling terdampak oleh keputusan tersebut. Pastikan pemimpin tim menerima masukan dari anggota tim yang dikelolanya, jadi keputusan tidak dibuat dalam sekat eksekutif.

  3. Gunakan bagan RACI. Saat sebelum mengambil keputusan, menggunakan bagan RACI memastikan setiap orang dalam kelompok pengambilan keputusan memahami peran dan tanggung jawabnya pada proses pengambilan keputusan spesifik ini.

  4. Ciptakan ruang diskusi yang aman. Pengambilan keputusan membutuhkan banyak curah pendapat, diskusi, dan berbagi ide. Menciptakan ruang yang aman adalah bagian penting dalam membangun tempat kerja yang sehat secara psikologis bagi para pegawai Anda. Semakin tinggi kemauan tim untuk berbagi ide, semakin besar kemungkinan tim akan mengambil keputusan hebat untuk perusahaan Anda. 

  5. Komunikasikan keputusan final dengan jelas. Setelah diambil, keputusan harus dikomunikasikan secara efisien kepada mereka yang terdampak. Ini kesempatan baik untuk mengembangkan rencana komunikasi guna memastikan semua orang mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

6 jenis teknik pengambilan keputusan kelompok

Mengambil keputusan dalam sekelompok orang akan sulit jika tidak melibatkan suatu struktur. Hal ini terutama berlaku saat para pemimpin bisnis harus mengambil keputusan di berbagai bagian yang semuanya memiliki gol tersendiri yang harus dipertimbangkan. Berikut enam jenis proses pengambilan keputusan yang dapat digunakan untuk membantu kelompok menemukan keputusan yang tepat bagi mereka.

1. Curah pendapat konvensional

Curah pendapat paling sederhana menjadi salah satu cara termudah mengalirkan ide dalam sekelompok orang. Selama periode ini, setiap orang memiliki keputusan akhir yang mungkin berbeda dan membagikan idenya kepada tim. Tetapi, dalam tahap ini semua ide diterima. Sekalipun jenis strategi pengambilan keputusan ini sangat cocok untuk melahirkan berbagai potensi ide, strategi ini jarang digunakan untuk mengambil keputusan final. 

Cocok untuk: Menghasilkan ide baru, mendapatkan masukan dari grup

2. Analisis pohon keputusan

Analisis pohon keputusan adalah jenis bagan yang memetakan cara satu keputusan dapat menghasilkan banyak hasil berbeda. Bayangkan strategi ini seperti efek kupu-kupu—tim Anda mempertimbangkan banyak potensi hasil berbeda berdasarkan satu keputusan tunggal. Teknik ini sangat cocok jika Anda mencoba mencari solusi masalah jangka panjang. Teknik ini terutama cocok untuk tim lintas fungsi karena kemudian semua orang dapat membayangkan bagaimana keputusan memengaruhi berbagai bagian bisnis.  Pohon keputusan dapat membantu tim Anda mengidentifikasi potensi risiko dan masalah dengan solusi lain. Ini dapat membantu menghemat waktu dan uang dalam jangka panjang. 

Cocok untuk: Mengidentifikasi pengaruh keputusan tunggal terhadap tim atau bagian berbeda

3. Metode Delphi

Kerangka kerja yang namanya diambil dari Oracle of Delphi ini menetapkan satu orang dalam kelompok sebagai pengambil keputusan utama. Tim mengumpulkan ide dari curah pendapat umum dan menyajikannya kepada pemimpin kelompok untuk mengeliminasi beberapa opsi. Setelah pemimpin mempersempit pilihan, keputusan dikembalikan ke tim untuk diskusi lebih lanjut sehingga mereka juga dapat mengeliminasi beberapa opsi. Proses ini berlangsung dua arah antara pemimpin kelompok dan anggota tim lainnya hingga keputusan final tercapai. Teknik ini cocok untuk tim yang memiliki manajer proyek khusus, seperti tim Agile atau Scrum.

Cocok untuk: Mempersempit sekelompok besar pilihan menjadi satu, tim yang memiliki manajer proyek khusus

4. Investigasi dialektis (Dialectical inquiry)

Investigasi dialektis membutuhkan dua opsi yang harus diputuskan tim. Lalu, tim Anda terbagi menjadi dua: satu untuk memperdebatkan pro dan satu untuk memperdebatkan kontra setiap keputusan. Strategi ini cocok jika tim Anda terbagi dalam dua opsi berbeda. Ini memberi Anda opsi untuk mendiskusikan kesempatan dan kelemahan setiap alternatif secara menyeluruh. 

Cocok untuk: Mengambil keputusan final antara dua pilihan

5. Teknik kelompok nominal

Jika mencoba mengambil keputusan final untuk kelompok tentang topik sensitif, atau ingin memberikan sedikit lebih banyak anonimitas keputusan bagi tim Anda, teknik kelompok nominal adalah pilihan yang baik. Setiap anggota kelompok memberikan opsi atau umpan balik secara tertulis atau digital berisim penjelasan mengapa mereka percaya itu opsi terbaik. Setelah mendengar argumen dan diskusi dari semua pilihan, tim kemudian memberi peringkat semua opsi berbeda, dari yang terbaik hingga yang terburuk. Opsi yang berada di peringkat nomor satu kemudian menjadi keputusan final.

Cocok untuk: Memberikan lebih banyak anonimitas kepada anggota grup

6. Pemetaan kesepakatan

Proses ini dimulai dengan strategi curah pendapat konvensional, lalu menyatukan ide-ide serupa menurut kategori. Ini membantu anggota tim membagi setiap potensi solusi menurut kategori, bukan sebagai opsi tersendiri yang berbeda. Contoh, jika tim mempertimbangkan untuk menerapkan perangkat lunak manajemen kerja, Anda dapat mengelompokkan berbagai opsi berdasarkan kasus penggunaan setiap tim. Ini akan menguraikan beragam opsi berdasarkan kebutuhan atau kasus penggunaan. Kemudian, Anda dapat mengeliminasi opsi yang tidak sesuai dengan kategori yang diperlukan. Pemetaan kesepakatan paling cocok digunakan untuk masalah tingkat perusahaan yang kompleks karena mempertimbangkan berbagai kategori atau kebutuhan masalah tertentu. 

Cocok untuk: Masalah yang kompleks atau pengambilan keputusan tingkat perusahaan

Mengambil keputusan kolaboratif dalam platform manajemen kerja

Pantau semua keputusan penting di satu tempat yang memiliki sumber informasi terpusat. Platform manajemen kerja seperti Asana membantu menggabungkan informasi pengambilan keputusan penting di satu tempat, jadi semua pengambil keputusan memiliki pemahaman yang sama.

Tingkatkan kolaborasi tim dengan Asana

Sumber daya terkait

Artikel

The best conflict resolution strategy you’re not using