Panduan lengkap membuat brief kreatif

Headshot kontributor Julia MartinsJulia Martins1 Juni 20227 menit baca
facebooktwitterlinkedin
Gambar banner artikel panduan lengkap membuat brief kreatif
Coba Asana

Seperti tugas lainnya, pekerjaan kreatif membutuhkan rencana yang jelas dan gol terukur sebelum pekerjaan dimulai. Di situlah brief kreatif berperan. Mengembangkan brief kreatif memudahkan Anda untuk melakukan pendekatan proaktif dan menguraikan persyaratan selagi merencanakan pekerjaan kreatif. Di antara elemen-lemen penting lainnya, brief kreatif adalah kesempatan Anda untuk menentukan ruang lingkup, batas waktu, dan hasil akhir khusus untuk bagian kreatif dari proyek.

Secara keseluruhan, brief kreatif membantu semua orang tetap memiliki informasi yang sama, mengurangi keputusasaan atau kebingungan selagi memastikan tidak ada bagian dari proses desain yang terhambat.

Apa itu brief kreatif?

Brief kreatif berfungsi sebagai inspirasi dan panduan untuk kumpulan pekerjaan yang biasanya melibatkan kolaborasi tim antara desainer, copywriter, pemasaran konten, dan departemen lain. Golnya adalah menyelaraskan semua pemangku kepentingan pada persyaratan kreatif, menetapkan pesan utama, mengelola ekspektasi, dan memudahkan tim kreatif untuk mengeksekusi dengan sukses. Brief kreatif yang efektif tidak hanya sangat membantu dari sudut pandang kreatif, tetapi juga berfungsi sebagai tempat terpadu untuk semua informasi penting proyek.

Baca: Apa saja manfaat manajemen proyek?

Brief kreatif digunakan untuk menentukan persyaratan kreatif yang relevan, termasuk pesan, audiens, dan menguraikan cara kesuksesan akan diukur. Setelah brief dibuat, rencanakan untuk mengadakan rapat perdana guna membahas berbagai konflik atau batasan. Dengan begitu, Anda punya waktu untuk merevisi dan memperbarui brief kreatif sebelum pekerjaan dimulai.

Ingat, brief kreatif tidak dimaksudkan untuk dibuat dan dibiarkan begitu saja. Sebelum pekerjaan dimulai, brief kreatif harus berupa dokumen yang terus berkembang dan dapat berubah karena persyaratan kreatif terus dievaluasi atau diubah. Namun, saat pekerjaan dimulai, brief kreatif harus berupa rencana yang jelas dan memiliki gol spesifik yang dapat dijadikan referensi oleh tim desain, konten, dan kreatif selama proses berlangsung, memastikan semua orang selaras dan membuat keputusan yang tepat.

Baca: Cara membuat brief desain dalam 7 langkah

Elemen penting dari brief kreatif terbaik

Anda harus memahami pengertian brief kreatif dan alasan Anda membutuhkannya. Namun, dengan mengetahui elemen-elemen yang dimasukkan ke dalam brief kreatif, Anda akan menghemat banyak waktu dan mengurangi komunikasi berulang dengan tim kreatif. Dengan memberikan informasi yang sesuai dalam brief kreatif di awal, Anda dapat menghindari untuk kembali menangani pertanyaan dan konflik yang sama ke depannya.

Lihatlah "hal-hal yang harus ada" untuk setiap brief kreatif ini. Baik sedang merencanakan kampanye pemasaran, membuat brief kreatif untuk agensi iklan, atau menyiapkan brief kreatif untuk tim internal, sembilan langkah ini akan membantu Anda memperjelas informasi penting yang dibutuhkan untuk kesuksesan tim. Ingatlah bahwa brief mungkin berisi banyak elemen, dan Anda tentu saja dapat menambahkannya karena berhubungan dengan pekerjaan. Namun, kriteria yang disebutkan di bawah ini harus disertakan di hampir setiap brief kreatif.

  • Judul dan deskripsi

  • Gol dan tujuan

  • Audiens

  • Pesan dan gaya bahasa

  • Aset dan hasil akhir

  • Pemangku kepentingan

  • Anggaran

  • Linimasa

  • Proses distribusi

Jelajahi alur kerja untuk tim kreatif

Judul dan deskripsi

Pertama, beri judul brief kreatif. Berikan deskripsi singkat tentang pekerjaan kreatif sehingga anggota tim mengerti alasan mereka menjadi bagian dari itu. Beri tahu mereka maksud dari pekerjaan kreatif tersebut.

Contoh:

Judul: Kampanye iklan untuk peluncuran produk baru

Deskripsi: Dalam rangka persiapan peluncuran produk terbaru Apollo Enterprises, kita akan menyusun serangkaian iklan untuk memperkenalkannya ke pasar.

Gol dan tujuan

Mengapa Anda mengerjakan ini? Pada bagian brief kreatif ini, Anda ingin menentukan kebutuhan bisnis spesifik dan hal yang akan dicapai pekerjaan tersebut. Seperti apa kesuksesan untuk kumpulan pekerjaan khusus ini? Saat menentukan gol, pastikan gol itu terukur. Di akhir proyek, Anda harus melihatnya kembali dan mengetahui secara jelas apakah tujuan tercapai.

Contoh:

Gol dan tujuan: Menjangkau 500.000 pelanggan potensial melalui pencarian berbayar dalam periode satu bulan dan menambahkan 5.000 pelanggan baru ke daftar email kita.

Baca: Menulis gol SMART yang lebih baik dengan kiat dan contoh ini

Audiens

Menguraikan audiens target akan membantu menyesuaikan materi kreatif Anda dengan mereka dengan lebih baik. Carilah wawasan spesifik karena akan menjadi memberi kumpulan informasi yang sangat berharga. Perjelas siapa yang akan menggunakan hasil akhir (video, iklan, dll.). Berusahalah sebaik mungkin untuk menentukan karakteristik orang tersebut dengan menguraikan demografi seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendapatan, status perkawinan, atau tingkat pendidikan.

Perhatikan juga nilai pelanggan Anda, beserta minat, keinginan, dan kebutuhan mereka. Tentukan apakah Anda mencoba menjangkau pelanggan yang sudah ada atau calon pelanggan. Menjawab sebanyak mungkin pertanyaan tentang kemungkinan karakteristik audiens akan membantu Anda dan tim sepanjang prosesnya.

Contoh:

Audiens: Pria, 30-65, berpenghasilan menengah ke atas, minimal lulusan SMA. Mereka menghargai waktu di luar ruangan, bekerja dengan tangan, alat, dan gadget. Mereka bukan pelanggan Apollo Enterprises saat ini.

Pesan dan gaya bahasa

Setelah mengetahui audiens, Anda perlu menentukan dengan jelas pesan yang ingin disampaikan kepada mereka. Selain itu, ketika target pasar Anda menerima pesan itu, apa yang harus mereka pikirkan, rasakan, inginkan, dan lakukan? Apakah Anda meminta mereka mengambil tindakan?

Jika sudah memiliki pedoman merek, pastikan untuk memasukkannya ke dalam brief kreatif, atau arahkan semua pemangku kepentingan tempat menemukannya. Mengikuti pedoman merek memastikan nada dan gaya bahasa pesan sesuai dengan merek secara keseluruhan, dan membuat pesan tetap konsisten di seluruh inisiatif pemasaran.

Jika belum menetapkan pedoman merek, buatlah bersama anggota tim yang tepat untuk mengumpulkan beberapa informasi tentang nada dan gaya bahasa yang harus diikuti pekerjaan kreatif khusus ini. Anggaplah pesan Anda sebagai orang. Pesan harus memiliki suara (karakteristik) dan gaya (suasana hati atau sikap).

Contoh:

Pesan dan gaya bahasa: Kita ingin memberdayakan audiens untuk menjadi kreator dan menggunakan produk baru Apollo Enterprises sebagai bagian dari rangkaian alat mereka yang paling berharga. Kita harus mengapresiasi audiens target yang berkarya dengan tangan mereka dan membuat mereka bangga dengan kreasi yang diciptakan.

Aset dan hasil akhir

Karena pekerjaan tim Anda akan menghasilkan beberapa jenis aset kreatif (atau banyak), bagian brief ini harus menjelaskan aset dan hasil akhir tersebut. Misalnya, jika Anda membuat suatu iklan, hasil akhirnya adalah iklan aktual. Pastikan Anda menentukan persyaratan aset seperti dimensi, jumlah versi, dan elemen desain.

Contoh:

Aset dan hasil akhir: Tiga iklan berbeda, masing-masing dengan tagline dan gambar berbeda (satu versi untuk setiap ukuran berikut: 250x250, 728x90, 120x600).

Pemangku kepentingan

Pekerjaan kreatif biasanya membutuhkan kolaborasi tim lintas fungsi. Pemasaran dan desain hampir selalu terlibat, dan sering kali departemen lain juga akan berperan. Ini berarti beberapa individu dari tim yang berbeda bekerja sama untuk mencapai hasil yang sama.

Inilah alasan begitu pentingnya mengidentifikasi semua pemangku kepentingan utama di awal. Setiap anggota tim harus tahu siapa yang terlibat dan apa tanggung jawab mereka. Anda nantinya akan menghemat banyak waktu dalam menjawab pertanyaan jika menambahkan ini ke brief kreatif.

Contoh:

Pemangku kepentingan:

  • Tim kreatif: Larry (teks iklan), Emma (desain iklan)

  • Tim pemasaran: Hannah (pemimpin tim), Caleb (pengaturan pemasaran email untuk kampanye), Terry (distribusi iklan)

  • Tim produk: Zach (Manajer Produk)

Anggaran

Menetapkan anggaran dari awal akan membantu Anda tetap selaras secara finansial dan memandu pengambilan keputusan. Pastikan untuk menetapkan angka aktual dan mengidentifikasi biaya jika memungkinkan. Melakukan beberapa penelitian cepat sebelumnya akan membantu Anda. Adakah cara untuk dapat memangkas sejumlah biaya? Meluangkan waktu untuk membuat kalkulasi sebelum mulai bekerja akan membuat atasan senang!

Contoh

Anggaran: Anggaran keseluruhan adalah $8.000, dengan $5.000 untuk belanja iklan, $1.500 untuk desain, dan $1.500 untuk copywriting.

Linimasa

Menetapkan linimasa untuk pekerjaan sejak awal akan membuat Anda dan tim tetap sesuai rencana. Tentukan tanggal mulai dan akhir, lalu isi sebanyak mungkin tanggal penting di antaranya. Mengetahui batas waktu yang penting dari awal memberi semua pemangku kepentingan gambaran tentang waktu yang dibutuhkan bagian mereka. Mereka dapat merencanakan dengan tepat dan memberi tahu Anda jika ada konflik. Buatlah tanggal dan batas waktu sespesifik mungkin, dan ingat bahwa penyesuaian mungkin perlu dilakukan saat pekerjaan berprogres.

Contoh:

Linimasa:

  • Rapat Perdana: 5 Mei

  • Tenggat brief kreatif final: 10 Mei

  • Tenggat teks iklan: 30 Mei

  • Tenggat desain iklan: 10 Juni

  • Tenggat rencana pembelian iklan: 15 Juni

  • Penayangan iklan: 1 Juli - 31 Juli

  • Ukur keberhasilan iklan: Sedang berlangsung

  • Penutupan: 15 Agustus

Jelajahi alur kerja untuk tim kreatif

Proses distribusi

Mengidentifikasi cara konten media benar-benar menjangkau audiens adalah bagian dari brief kreatif yang tidak bisa dilewati. Semua kerja keras yang Anda lakukan dalam setiap langkah proses kreatif berakhir dengan strategi distribusi yang efektif. Dengan kata lain, bagaimana Anda akan mengomunikasikan pesan? Media sosial, email, postingan blog, dan iklan berbayar hanyalah beberapa cara untuk mendistribusikan media Anda.

Contoh:

Proses distribusi: Platform Google Adwords untuk menyebarkan iklan.

Contoh brief kreatif yang dibuat dengan baik

Melihat contoh-contoh tampilan brief kreatif terbaik dapat membantu Anda menyusunnya sendiri. Lihatlah contoh luar biasa ini dan perhatikan baik-baik detailnya. Anda dapat melihat bahwa manajer proyek meluangkan waktu dan pikiran untuk mengembangkan brief kreatif ini dan membantu tim bekerja sama dengan lancar.

Gambar contoh cara membuat brief kreatif

Templat brief kreatif

Mulailah dengan templat brief kreatif ini untuk menguraikan gol kampanye, hasil akhir kreatif, tenggat, strategi pemasaran, dan lainnya.

Judul dan deskripsi:

Nama yang jelas dan mudah dikenali pemangku kepentingan serta ringkasan singkat yang menyampaikan maksud brief kreatif Anda.

Gol dan tujuan:

Tentukan metrik kesuksesan untuk brief kreatif Anda.

Audiens:

Siapa yang menjadi target kampanye dan apa nilai, minat, dan kebutuhan mereka? Bagian ini harus mencakup demografi yang relevan.

Pesan dan gaya bahasa:

Gaya apa yang ingin digunakan? Perasaan apa yang Anda harapkan dari audiens ketika mereka melihat aset kreatif?

Aset dan hasil akhir:

  • Aset dan hasil akhir 1

  • Aset dan hasil akhir 2

  • Aset dan hasil akhir 3

Pemangku kepentingan

  • Pemangku kepentingan 1

  • Pemangku kepentingan 2

  • Pemangku kepentingan 3

Anggaran:

Berapa anggaran keseluruhan Anda? Apakah ada perincian spesifik tentang cara menggunakan anggaran?

Linimasa:

  • Tanggal: Deskripsi

  • Tanggal: Deskripsi

  • Tanggal: Deskripsi

  • Tanggal: Deskripsi

Proses distribusi:

Tentukan cara Anda menjangkau audiens setelah aset dan hasil akhir siap.

Cara menggunakan brief kreatif saat bekerja dengan agensi

Terkadang, pemangku kepentingan internal bukan satu-satunya pihak yang akan Anda ajak berkolaborasi dalam pekerjaan kreatif. Perusahaan dapat memilih mempekerjakan agensi untuk membantu. Jika Anda harus bekerja dengan agensi, berikut cara menggunakan brief kreatif untuk memanfaatkan kemitraan secara maksimal.

Gunakan brief kreatif Anda sebagai titik awal

Saat mengirimkan brief kreatif ke kontak agensi, manfaatkan kesempatan tersebut untuk mendiskusikan gol Anda dengan mereka dan memperbaiki brief kreatif jika perlu. Mintalah masukan mereka. Mereka hadir untuk membantu, dan mendapatkan dukungan mereka akan membuat setiap bagian dari keseluruhan proses menjadi lebih mudah. Izinkan mitra agensi untuk mengajarkan Anda apa yang berhasil dan yang tidak.

Buat versi final brief kreatif Anda seefisien mungkin

Semakin banyak informasi berharga yang dimasukkan, semakin sedikit pertanyaan yang akan muncul nanti. Dan, ingat, meskipun agensi adalah mitra Anda, mereka juga bekerja dengan perusahaan lain. Memberi mereka informasi sebanyak mungkin akan membuat Anda dan brief kreatif menonjol (secara positif). Misalnya, Anda ingin menyertakan panduan gaya yang berlaku, rekomendasi gaya bahasa, informasi pesan internal yang relevan, dan pedoman merek apa pun yang harus diingat agensi saat bekerja.

Terbuka terhadap perubahan

Pekerjaan kreatif bergerak cepat. Beberapa pemimpin proyek salah mengira bahwa brief kreatif tidak bisa diubah agar dapat mendukung tim yang bergerak cepat. Pada kenyataannya, ini adalah dokumen dinamis. Sebelum mulai mengeksekusi pekerjaan, brief harus selalu bisa didiskusikan dan diedit.

Jelajahi alur kerja untuk tim kreatif

Buat brief kreatif terbaik Anda

Sudah tenang, 'kan? Semoga, pada akhirnya, mengembangkan brief kreatif sendiri tidak tampak begitu menakutkan dan Anda siap mulai membuat brief berikutnya. Setelah membuat brief kreatif, kelola langkah selanjutnya dalam proses kreatif di alat manajemen kerja, misalnya, Asana. Alat ini tidak hanya akan membantu Anda tetap terorganisasi, tetapi juga akan membantu menjalankan proyek secara aktual.

Buat brief kreatif yang membuat hidup Anda (dan pemangku kepentingan) lebih mudah agar dapat mengeksekusi pekerjaan kreatif dengan sukses.

Sumber daya terkait

Artikel

You need a project roadmap. Here's why