Cara menemukan keselarasan tentang AI

16 Mei 2025
1 menit baca
facebookx-twitterlinkedin
How to find alignment on AI
Cek Templat
Tonton demo

Peran utama AI dalam transformasi Tempat Kerja kini tidak dapat disangkal. Para CEO di mana pun meminta para pemimpin senior untuk membuat strategi untuk dampak AI yang maksimal, sementara manajer garis depan dan tim mereka harus menavigasi peluncuran realitas baru ini. 

AI terasa seperti keharusan di semua sudut bagan organisasi. Karena ingin menggali lebih dalam, kami merujuk ke laporan Kondisi AI di Tempat Kerja dari Work Innovation Lab Asana, sebuah lembaga think tank yang mengembangkan penelitian mutakhir yang berpusat pada manusia untuk membantu bisnis berkembang. 

Di sana, kami mengeksplorasi bagaimana revolusi AI berperan di berbagai posisi dalam suatu organisasi, dibandingkan dengan industri atau disiplin tertentu. Kami memanfaatkan data dan wawasan Lab yang dikumpulkan dari ribuan pekerja intelektual di AS dan Inggris, termasuk kontributor individu, manajer menengah hingga senior, dan eksekutif. Kami bertanya: Apakah ada konsensus atau kebingungan? Keselarasan atau ketakutan? Apa yang paling menarik perhatian—dan mengapa? Inilah yang kami temukan.

Panduan yang diinginkan

Statistik mengejutkan: Hanya 30% pekerja intelektual AS yang mengatakan bahwa perusahaan mereka telah menetapkan kebijakan atau panduan seputar penggunaan AI di tempat kerja. Untuk pekerja intelektual di Inggris, angka ini dibatalkan menjadi 20%. Namun, dalam survei yang sama, Kondisi AI di Tempat Kerja 2023, 44% eksekutif mengatakan perusahaan mereka memiliki kebijakan atau panduan ini.

Wawasan utama

Mungkin ada kesenjangan konten atau Komunikasi yang terjadi di sini. Pastikan untuk menentukan sejak awal prinsip-prinsip inti yang memandu inisiatif AI Anda dan memastikan prinsip tersebut selaras dengan nilai-nilai perusahaan. Selain itu, jelaskan cara penggunaan AI yang diperbolehkan atau tidak diperbolehkan di tempat kerja. Penelitian menunjukkan bahwa pegawai tidak dapat menavigasi perubahan AI ini sendiri—mereka juga tidak ingin melakukannya. 

Transparansi itu penting 

Statistik mengejutkan: Transparansi AI adalah sumber utama kesenjangan antara pemimpin dan pegawai mereka. Dalam penelitian kami, hanya sekitar sepertiga—32%—pegawai merasa perusahaan mereka transparan tentang penggunaan AI.

Wawasan utama

Transparansi seputar AI adalah hal yang sangat penting. Bersiaplah dengan jawaban yang tepat dan tingkat pengungkapan yang tepat. Organisasi dari berbagai ukuran dapat berkomitmen terhadap keselamatan dan transparansi AI. Berikut adalah contoh cara Asana memberikan transparansi ke dalam penawaran Asana AI, Large Language Model (LLM), dan Generative AI (GenAI).

Tingkatkan pelatihan 

Statistik mengejutkan: Hanya 17% pegawai yang telah menerima pelatihan tentang cara menggunakan AI dalam pekerjaan sehari-hari, namun lebih dari 50% percaya bahwa menggunakan AI akan membantu perusahaan mereka mencapai tujuannya secara lebih efektif daripada tidak menggunakan AI. 

Wawasan utama

Keinginan untuk mengadopsi strategi AI sudah ada, tetapi pelatihan dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan pengalaman bagi pegawai. Bahkan kandidat pekerjaan mulai memperhatikan pendekatan dan pelatihan perusahaan tentang AI dan mempertimbangkannya selama pencarian pekerjaan mereka (bersama dengan transparansi). Seiring berlanjutnya persaingan untuk mendapatkan talenta, hal ini dapat menjadi faktor pembeda—baik atau buruk.

Mendemokratisasi alat AI

Statistik mengejutkan: Kami menemukan 60% pegawai ingin AI tersedia untuk semua pegawai terlepas dari keahlian teknis, dan lebih banyak lagi—83%—ingin tahu dengan yakin bahwa alat-alat tersebut telah dibuat dengan dasar data yang akurat. 

Wawasan utama

Mendapatkan akses ke alat AI yang aman dan andal jelas menjadi prioritas utama bagi banyak pekerja. Organisasi perlu mencari cara untuk memperluas akses tersebut tanpa memandang peran. Kami melihat manfaat luar biasa dalam menciptakan komunitas AI internal yang terbuka dan ramah bagi semua orang di Asana. Kami juga berfokus untuk mensosialisasikan kasus penggunaan internal untuk inspirasi dan berbagi pengetahuan, serta merayakan pencapaian besar. (Baca selengkapnya tentang pendekatan kami dari co-founder dan CEO Dustin Moskovitz.)

AI di tempat kerja tidak harus menjadi hal yang sulit dipahami. Pekerja di semua tingkat organisasi dapat membuat perbedaan, baik dengan membuat atau meminta pedoman yang lebih masuk akal, pelatihan yang lebih mendukung, dan lebih transparan. Ini adalah pekerjaan AI yang berfokus pada manusia yang bermanfaat bagi semua orang.  

Lihat wawasan terkait AI lainnya di The Work Innovation Lab oleh Asana.

Laporan terbaru kami tentang Kondisi AI di Tempat Kerja

Work Innovation Lab Asana menyingkap hal-hal di balik berita dan membahas dunia AI yang sebenarnya.

Dapatkan salinan Anda sekarang

Sumber daya terkait

Artikel

Kepemimpinan situasional: 4 gaya dan karakteristik