Tiga perubahan strategis yang diterapkan pemimpin TI pada 2023

Foto wajah kontributor Julia MartinsJulia Martins
28 Februari 2025
2 menit baca
facebookx-twitterlinkedin
Three strategic shifts IT leaders are implementing in 2023 – banner image
Cek Templat
Tonton demo

Lanskap TI berkembang pesat, dipengaruhi oleh pekerjaan jarak jauh, kemajuan dalam AI, dan faktor penting lainnya. Untuk memahami kondisi saat ini dan mengantisipasi lintasan masa depan bidang TI, The Work Innovation Lab, think tank Asana, bermitra dengan Firstbaseβ€”penyedia terkemuka manajemen peralatan kerja fleksibel untuk pekerja jarak jauh dan hybridβ€”dan Sierra Ventures β€”perusahaan modal ventura tahap awal yang berinvestasi untuk masa depan teknologi perusahaan. Bersama-sama, mereka melakukan survei terhadap 500 profesional TI dan bertanya kepada para pemimpin dari perusahaan global berkinerja tinggi, termasuk Slack, Okta, Asana, Google, CDW, dan Kleiner Perkins.Β 

Apa itu The Work Innovation Lab?

Work Innovation Lab adalah think tank milik Asana yang mengembangkan penelitian mutakhir yang berpusat pada manusia untuk membantu bisnis berkembang saat ini untuk memenuhi perubahan dan tantangan pekerjaan yang terus berkembang.Dapatkan wawasan

Berikut tiga kiat yang dapat ditindaklanjuti yang tetap menjadi prioritas utama bagi para pemimpin TI:

1. Lebih sedikit lebih baik

Dalam lanskap digital saat ini, lebih sedikit memang bisa lebih banyak. Pemimpin TI menekankan pentingnya menyederhanakan stack teknologiβ€”tetapi juga berfokus pada alat yang benar-benar memberi nilai tambah dan meningkatkan produktivitas. The Work Innovation Lab menemukan bahwa 40% profesional TI merasa stres setidaknya setiap minggu tentang pengurangan pengeluaran TI. Namun, ketika merefleksikan pengeluaran sebelumnya, 64% pemimpin TI yang kami survei menyesal tidak berinvestasi dalam teknologi yang tepat.

Dikotomi ini menyoroti perlunya mengevaluasi potensi manfaat dan ROI teknologi baru dengan cermatβ€”terutama di ranah AI. Sebagai pemimpin TI, Anda bertanggung jawab membantu organisasi Anda bergerak maju dengan teknologiβ€”tetapi pemimpin yang melakukannya dengan penuh pertimbangan yang benar-benar akan membangun keunggulan kompetitif.

quotation mark
Kami ingin membantu Pegawai menjadi lebih efisien dan melakukan pekerjaan terbaik mereka dengan membekali mereka dengan alat produktivitas yang tepat.”
β€”Cal Henderson, Co-Founder & CTO di Slack

2. Jika Anda belum memikirkan AIβ€”mulai sekarang

Kecerdasan Buatan (AI) terus menjadi inovator di lanskap TI. CIO Asana, Saket Srivastava, mengidentifikasi AI sebagai taruhan penting untuk hari ini dan besok. Dia menyatakan, "Dunia di sekitar kita berubah sangat cepat, dan cara kita mendekati pemecahan masalah akan berubah lebih banyak dengan AI generatif. Kita perlu memberdayakan orang-orang dan menemukan cara untuk meningkatkan atau melatih tenaga kerja kita agar mereka dapat memimpin perubahan ini secara efektif."

Pemimpin TI harus tetap terdepan dengan mengintegrasikan AI dan automasi ke dalam perencanaan strategis mereka. Faktanya, 35% profesional TI menyebut AI/automasi sebagai investasi terbesar mereka untuk 2023. Namun, memanfaatkan AI bukan hanya tentang mengadopsi teknologi terbaru. Ini juga tentang memberdayakan tenaga kerja untuk memanfaatkan potensi AI.Β 

Untuk melakukan ini, pemimpin TI harus:Β 

  • Berinvestasi dalam peningkatan keterampilan pegawai

  • Menumbuhkan budaya inovasi

  • Menciptakan lingkungan tempat pegawai didorong untuk bereksperimen dengan ide dan pendekatan baru

3. Merangkul peran TI yang terus berkembang

Peran tim TI tidak lagi terbatas pada back office. Saat ini, para profesional TI memegang peran strategis dalam membentuk tujuan bisnis dan mendorong pertumbuhan organisasi. Pergeseran ini mengharuskan para pemimpin TI untuk mengembangkan serangkaian keterampilan yang lebih luas, termasuk perencanaan strategis, ketajaman bisnis, dan kepemimpinan. Keterampilan ini tidak sekadar bagus untuk dimilikiβ€”menurut The Work Innovation Lab, perusahaan meminta 49% pemimpin TI untuk memberikan saran tentang perencanaan strategis dan 35% tentang tujuan bisnis lebih sering daripada 6 bulan yang lalu.

Selain itu, karena TI menjadi lebih terintegrasi dengan operasi Business, ada kebutuhan yang terus meningkat akan kolaborasi lintas fungsi. Pemimpin TI menekankan pentingnya bekerja sama dengan bagian lain untuk menyelaraskan inisiatif teknologi dengan gol bisnis, dan untuk memastikan bahwa teknologi secara efektif mendukung tujuan strategis organisasi.

Pelajari lebih mendalam

Unduh laporan Kondisi pemimpin TI untuk berbagai wawasan tambahan dan riset mutakhir dari The Work Innovation Lab. Dalam laporan tersebut, Anda akan menemukan analisis mendetail tentang penyesalan para eksekutif TI, transformasi kolaborasi lintas fungsi, dan peran keamanan dan data dalam lanskap saat ini.Β 

Dapatkan wawasan

Sumber daya terkait

Webinar

AI di tempat kerja: Cara praktis mulai menggunakan AI