# Templat Rencana Proyek SDM - Templat Proyek Sumber Daya Manusia Dasar

> Kelola proyek tim SDM Anda dengan templat manajemen proyek SDM ini.

Source: https://asana.com/id/templates/hr-project-plan.md

- [Gunakan templat](https://app.asana.com/-/product_templates?preview_template=hr_project_plan)

- [Pembaruan status](/features/project-management/status-updates)

- [Beban Kerja](/features/resource-management/workload)

- [bundel](/features/workflow-automation/workflow-bundles)

- [Tampilan proyek](/features/project-management/project-views)

- [Google Workspace](/google-workspace)

- [Gmail](/apps/google-gmail)

- [Outlook](/apps/outlook)

- [Clockwise](/apps/clockwise)

templat

Perencanaan proyek

Rencana proyek SDM

Apa pun proyeknya, tim SDM dapat menggunakan templat kami untuk mengatur prioritas, melacak progres, dan menyederhanakan pekerjaan berulang.

Perencanaan proyek

Pengelolaan sumber daya

Perekrutan &amp; Onboarding

Keterlibatan pegawai

## Rencana proyek SDM

Apa pun proyeknya, tim SDM dapat menggunakan templat kami untuk mengatur prioritas, melacak progres, dan menyederhanakan pekerjaan berulang.

### Pegang kendali atas setiap proyek SDM

- [Daftar](/create-account)

## Cara merencanakan dan mengelola proyek SDM dengan templat kami

Tim SDM zaman sekarang tidak hanya menangani penggajian, onboarding, dan offboarding. Mereka juga bertanggung jawab atas beragam proyek dan proses internal guna menjamin kesuksesan setiap Pegawai. Tapi tanpa sistem pusat untuk mengelola pekerjaan dan prioritas, tim SDM kesulitan mengikuti seluruh kesibukan mereka. Untungnya, alat manajemen kerja seperti Asana dapat membantu tim SDM melacak progres pekerjaan, meningkatkan proses, dan tetap selaras tanpa repot. Coba templat rencana proyek SDM kami—dan kiat-kiat berikut—untuk memulai:
- **Sederhanakan pekerjaan berulang**. Bangun proses berulang untuk alur kerja SDM umum, seperti perencanaan per kuartal atau siklus peninjauan sehingga Anda dapat mempersingkat waktu perencanaan pekerjaan dan memiliki waktu lebih panjang untuk menyelesaikannya.
- **Tetapkan prioritas tim**. Pastikan setiap orang tahu tugas mana yang paling penting dan mana tugas yang baik untuk dimiliki dengan menentukan serta memprioritaskan gol di seluruh tim Anda.
- **Komunikasikan progres**. Lacak dan bagikan pembaruan di satu tempat (seperti Asana) agar semua orang memiliki pemahaman yang sama tanpa utas email yang tak ada habisnya.
