# Gol Business yang Tidak Terkelola Tidak Efektif. Berikut yang Efektif.

> Mengelola gol di perusahaan besar itu rumit, tetapi tidak harus begitu. Pelajari 6 tantangan umum manajemen gol dan cara mengatasinya.

Source: https://asana.com/id/resources/goal-management

## Gol bisnis yang tidak dikelola tidak akan berhasil. Berikut cara mengelolanya.

#### Ringkasan

Banyak perusahaan besar kesulitan mencapai gol strategis mereka karena tantangan implementasi. Pelajari lima hambatan dan solusi manajemen gol umum, termasuk cara untuk memungkinkan visibilitas, fleksibilitas, akuntabilitas, dan alokasi sumber daya yang lebih baik.Merancang gol adalah bagian rutin dari perencanaan di setiap organisasi perusahaan. Secara teori, ini seharusnya sederhana—Anda menetapkan gol, membuat rencana untuk mencapainya, dan menyesuaikan sesuai kebutuhan. Kenyataannya ternyata jauh berbeda.

Sebenarnya, banyak perusahaan berjuang untuk mencapai gol mereka. [Sebuah studi](https://impact.economist.com/perspectives/strategy-leadership/closing-gap-designing-and-delivering-strategy-works) melaporkan bahwa 90% eksekutif di perusahaan dengan pendapatan tahunan sebesar $1 miliar tidak mencapai semua gol strategis mereka. Alasannya? Implementasi. Namun, proses yang dirancang dengan baik dapat membantu Anda menghindari masalah ini.

Dengan menghadapi tantangan umum ini dan memecahkannya, Anda dapat mengelola—dan mencapai—gol dengan lebih efektif.  

#### Temukan kekuatan gol yang terhubung

Saat menghubungkan gol dengan pekerjaan, Anda dapat melacak dan mengukur progres secara real time.
- [Pelajari selengkapnya](/uses/goal-management)
- [Pelajari selengkapnya](/uses/goal-management)

## 5 tantangan umum manajemen gol dan cara mengatasinya

### 1. Menghubungkan pekerjaan dengan gol perusahaan

**Tantangan:** 

Kurangnya visibilitas yang berkelanjutan dapat menyulitkan tim untuk menyelaraskan aktivitas dan proyek harian mereka dengan gol organisasi yang lebih luas, yang menyebabkan upaya dan sumber daya yang salah arah. Selain itu, saat pegawai kesulitan melihat bagaimana aktivitas sehari-hari mereka memengaruhi gol tingkat perusahaan, mereka cenderung kurang merasa terlibat dan termotivasi. 

[Penelitian](https://www.businesswire.com/news/home/20200715005168/en/Chaos-Clarity---Introducing-Asana-Goals-Organizational) Asana menemukan bahwa hanya sekitar seperempat (26%) pegawai memiliki pemahaman yang sangat jelas tentang keterkaitan pekerjaannya dengan gol perusahaan, dan hanya 16% yang mengatakan perusahaannya sangat efektif dalam menetapkan dan mengomunikasikan gol.

**Solusinya:** 

Terapkan sistem penetapan dan pelacakan gol yang menghubungkan aktivitas individu dan tim secara langsung dengan gol organisasi. Salah satu cara termudah untuk melakukannya adalah dengan mengelola gol Anda di ruang yang sama dengan tempat Anda bekerja. Ini memastikan setiap tugas dan proyek terhubung langsung ke tujuan yang lebih besar. 

Gunakan [platform manajemen kerja](https://asana.com/uses/work-management) yang menghubungkan tugas dan proyek individu dengan gol yang lebih tinggi. Ini membantu pegawai melihat dampak langsung dari pekerjaan mereka, memberi pemimpin visibilitas tentang progres, dan menghilangkan rapat pembaruan status yang panjang.

### 2. Memiliki gol fleksibel yang dapat beradaptasi dengan perubahan

**Tantangan:** 

Saat menetapkan gol, tidak mungkin untuk mengetahui hasil yang pasti. Sebagian besar perusahaan menggunakan data dan input historis untuk membuat perkiraan terbaik tentang hal yang dapat dicapai dan tenggatnya. Namun, kenyataannya, faktor internal dan eksternal akan memaksa Anda untuk menyesuaikan. Di platform statis, menyesuaikan gol bisa sangat memakan waktu dan tidak efisien.

**Solusinya:** 

Membangun proses penetapan gol yang fleksibel yang memungkinkan penyesuaian pertengahan siklus. Ketika gol terhubung langsung ke pekerjaan, jauh lebih mudah untuk menyesuaikannya sesuai kebutuhan. Ini memberikan kejelasan bagi semua pemangku kepentingan, tanpa perlu meninjau dan menyesuaikan pekerjaan pendukung secara rutin. Dengan [alat manajemen gol](https://asana.com/uses/goal-management) yang tangkas, Anda dapat mengaktifkan pembaruan cepat dan memastikan perubahan dikomunikasikan secara efisien di seluruh organisasi.

### 3. Memberikan akuntabilitas dan kepemilikan

**Tantangan:** 

Memastikan bahwa individu dan tim merasakan kepemilikan dan akuntabilitas atas gol mereka bisa jadi menantang, terutama di organisasi yang lebih besar di mana gol ditetapkan pada tingkat tinggi. Pegawai mungkin tidak memiliki visibilitas tentang cara gol ditetapkan, atau alasannya, yang menyebabkan kebingungan tentang inisiatif mana yang berlaku untuk tim mereka.

**Solusinya:** 

Buat gol yang lebih besar dapat diakses di seluruh organisasi. Berikan visibilitas tentang alasan Anda memprioritaskan gol ini, dan dampaknya terhadap perusahaan. Dengan platform manajemen gol yang tepat, Anda dapat menghubungkan gol organisasi ini dengan gol dan KR tim. Dan setiap gol akan memiliki pemilik, jadi tim tahu persis siapa yang harus dituju untuk mendapatkan informasi tentang pekerjaan itu.

### 4. Mengumpulkan data akurat untuk mengukur progres dan dampak

**Tantangan:** 

Tanpa data yang diperbarui dan akurat, organisasi mungkin kesulitan mengukur progresnya. Ketiadaan data konkret ini dapat menghambat kemampuan organisasi untuk mengambil keputusan yang matang, menyesuaikan strategi secara real-time, dan mengidentifikasi pemblokir. 

Hal ini membuatnya sangat sulit untuk menentukan apakah Anda mencapai gol, yang menyebabkan sumber daya terbuang saat Anda mengejar hasil yang mungkin sudah ada. 

**Solusinya:** 

Jika pekerjaan Anda terhubung dengan gol, Anda tidak perlu mencari data—data sudah ada. Dengan platform manajemen kerja yang menyimpan gol Anda, Anda dapat melihat pembaruan dan progres secara real time. Jika tim menyelesaikan KR terkait, gol akan otomatis diperbarui. Dengan platform yang tepat, Anda dapat menggunakan [dasbor dan fitur pelaporan](https://asana.com/features/goals-reporting/reporting-dashboards) untuk menilai pembaruan ini dengan cepat dan mudah. 

### 5. Mengalokasikan sumber daya di berbagai proyek dan tim

**Tantangannya:** 

Bahkan di perusahaan terbesar sekalipun, sumber daya itu terbatas. Sifat dinamis gol berarti bahwa kebutuhan sumber daya dapat berfluktuasi, yang membuat alokasi sumber daya menjadi sangat sulit. Ada dua jebakan umum untuk sumber daya: komitmen sumber daya yang berlebihan untuk proyek tertentu, yang menyebabkan burnout dan penurunan kualitas, atau kurangnya pemanfaatan sumber daya, yang mengakibatkan peluang terlewatkan dan penurunan produktivitas. 

**Solusinya:** 

Untuk [manajemen sumber daya](https://asana.com/features/resource-management) yang tepat, organisasi harus dapat memvisualisasikan seluruh portofolio proyek mereka, dan gol yang mereka dukung, dalam satu platform terpadu. Ketika pemimpin memiliki visibilitas ke semua sumber daya yang tersedia dan pekerjaan yang saat ini mereka dukung, mereka dapat dengan cepat dan mudah mengalihkan personel, anggaran, dan alat sesuai kebutuhan. 

Dengan platform manajemen kerja, lebih mudah untuk melihat kapan semua orang selaras dengan gol, linimasa, dan ketersediaan sumber daya. Dan saat pemimpin memiliki visibilitas tentang progres gol dan pekerjaan, mereka dapat membuat keputusan yang lebih baik tentang cara mengalokasikan sumber daya dan mendukung tim mereka.

#### Cara Asana menggunakan Manajemen Kerja untuk mengelola gol secara efektif

Pelajari cara Kepala Strategi Organisasi Asana membantu tim menetapkan, melacak, dan mencapai gol mereka.
- [Pelajari selengkapnya](/resources/asana-on-asana-goal-management)

## Selaraskan pekerjaan dan gol di satu platform

Dalam dunia perusahaan yang serba cepat, menyelaraskan pekerjaan dengan gol menyeluruh bukan sekadar ambisi—ini adalah kebutuhan. Dengan menggunakan platform terpadu yang memadukan penetapan gol dengan operasi sehari-hari, perusahaan dapat menumbuhkan budaya akuntabilitas, memastikan keputusan yang didasarkan pada data itu tepat, dan menyesuaikan secara dinamis dengan lanskap bisnis yang terus berkembang. Saat Anda menavigasi kompleksitas manajemen gol perusahaan, mengintegrasikan pekerjaan dan gol dalam satu platform dapat menjadi cetak biru untuk kesuksesan Anda di masa depan.

Pelajari cara Asana dapat membantu organisasi Anda menetapkan, merancang, dan mencapai gol paling ambisius.

Perencanaan strategis

- [What is a brand voice? Plus, 7 tips to develop one](/id/resources/brand-voice)

Perencanaan strategis

#### Penulis konten

Saat Anda memikirkan cara merek favorit Anda berkomunikasi, apa yang terlintas dalam benak Anda? Apakah mereknya lucu? Inspiratif? Mudah dihubungkan? Apakah konten merek membuat A ...

- [The State of AI at Work 2024 - The Work Innovation Lab](https://asana.com/resources/state-of-ai-work?utm_medium=web&utm_source=resource-card&utm_campaign=soai25)

Perencanaan strategis

Manajemen Kerja

#### Kepala The Work Innovation Lab

- [Maximizing the benefits of OKRs](/id/resources/maximizing-okr-benefits)

Perencanaan strategis

#### Penulis

Orang Yunani Kuno menceritakan kisah Sisifus—seorang pria yang dijatuhi hukuman mendorong batu besar ke atas bukit untuk selama-lamanya. Namun, setiap kali Sisifus mencapai puncak ...

- [How we built a digital maturity framework to scale capabilities and outcomes](/id/resources/digital-maturity-framework)

AI di tempat kerja

Automasi alur kerja

#### Head of Digital

Pekerjaan digital adalah target yang terus berubah. Teknologi baru terus bermunculan, prioritas terus berkembang, dan kita tergoda untuk mencoba semuanya sekaligus. Namun, saya te ...

- [Unmanaged business goals don’t work. Here’s what does.](/id/resources/goal-management)

Perencanaan strategis

Pertumbuhan &amp; fokus tim

- [Penulis konten](/author/alicia-raeburn)

Merancang gol adalah bagian rutin dari perencanaan di setiap organisasi perusahaan. Secara teori, ini seharusnya sederhana—Anda menetapkan gol, membuat rencana untuk mencapainya, ...

#### 85% perusahaan Fortune 100 menggunakan Asana¹
