Cara mulai menggunakan Asana

Selamat datang di Asana!

FOTO pelanggan nyata Asana dengan tugas Asana warna-warni yang melayang di sekitar mereka yang menunjukkan hal yang telah mereka capai dengan produk Banyak pencapaian yang dapat diraih pelanggan kami dengan Asana, tetapi berikut ikhtisar singkat hal terpenting yang harus diketahui saat baru saja memulai.

Penjelasan demo Asana singkat

Tampilan dan fitur Asana senantiasa berkembang—tampilan di layar Anda mungkin tampak berbeda dari video ini—tapi, konsep utamanya tetap sama.

1. Cara membuat tugas

GIF cara membuat tugas di proyek Asana

Segalanya dimulai dengan tugas. Tugas adalah pekerjaan yang dapat ditindaklanjuti dan unit dasar terpenting di Asana.

Untuk membuat tugas, mulailah di dalam proyek, ketik nama tugas, lalu tekan enter untuk terus menambahkan lebih banyak.

Praktik terbaik membuat tugas

  • Buat nama tugas yang spesifik dan berbasis tindakan sehingga jelas apa yang Anda harus lakukan. Tambahkan deskripsi tugas sehingga penerima tugas tahu apa yang harus dilakukan.
  • Tetapkan tugas kepada rekan tim dan tentukan tenggat (sekalipun hanya perkiraan). Dengan begitu, sudah jelas siapa yang bertanggung jawab atas apa.
  • Lampirkan file beserta konteks, informasi atau dokumen kerja yang relevan. Selain itu, pastikan untuk melampirkan file yang diselesaikan saat menandai tugas selesai sehingga rekan tim dapat menemukan pekerjaan Anda dan mengetahui pekerjaan telah selesai.
  • Tambahkan rekan tim sebagai kolaborator tugas sehingga mereka dapat terus mendapatkan pembaruan tentang progres tugas. Anda dapat menyapa mereka dengan @menyebut mereka saat mengomentari tugas.

2. Cara membuat proyek pertama

Proyek adalah cara mengatur dan merencanakan semua tugas terkait inisiatif, gol, atau bagian penting tertentu dalam pekerjaan. Anda dapat memvisualisasikan proyek di Daftar, Papan, Kalender, atau Linimasa dan beralih antar-tampilan tersebut kapan saja.

GIF yang menunjukkan berbagai tampilan proyek di Asana, termasuk daftar, papan, Linimasa, dan kalender

Jenis proyek yang dapat dikelola di Asana

Anda dapat merencanakan dan mengelola hampir setiap proyek atau proses di Asana. Tetapi, berikut contoh paling umumnya:

Jenis proyek Asana

Lihat lebih banyak contoh di bagian cara menggunakan Asana kami atau mulai dengan proyek yang telah dibuat sebelumnya di pustaka templat kami.

3. Atur proyek

Kelompokkan tugas terkait dengan bagian

Contoh bagian di tampilan daftar Asana

Bagian mengelompokkan tugas, membuatnya lebih mudah untuk mengurai proyek. Bagian paling berguna untuk kategori yang tidak akan berubah saat pekerjaan membuat kemajuan. Contoh, Anda dapat membuat bagian berdasarkan kerangka waktu (seperti triwulan atau bulan), fase proyek, atau gaya Kanban "harus dikerjakan", "sedang dikerjakan", dan "selesai".

Sortir dan filter tugas dalam proyek dengan Bidang Kustom

Cara menyortir tugas menurut bidang kustom di Asana

Bidang Kustom seperti header kolom spreadsheet untuk membantu memfilter dan menyortir tugas di proyek menurut hal-hal seperti prioritas, status tugas, biaya, atau persetujuan. Kelompokkan proyek dengan mengklik header dan menggunakan tombol filter dan sortir.

4. Cara menemukan pekerjaan dan pembaruan tentang pekerjaan

Saat proyek membuat kemajuan, dan pekerjaan baru datang, Asana memberi Anda banyak opsi untuk terus memegang kendali. Buka bilah sisi untuk dengan cepat melihat:

Tugas Saya

GIF memprioritaskan tugas Asana baru dari Tugas Saya sehingga Anda ingat untuk mengerjakannya nanti dalam minggu tersebut Tugas Saya hanya menunjukkan tugas yang ditetapkan kepada Anda dan tugas yang mendekati tenggat. Buka kembali Tugas Saya kapan saja untuk mencentang tugas yang telah selesai, melihat pekerjaan baru yang akan datang, dan memulai tugas berikutnya.

Kotak masuk

GIF pelanggan melihat dan menyortir kotak masuk Asana menurut pekerjaan yang langsung ditetapkan kepada mereka versus pembaruan umum Kotak Masuk adalah umpan berita seputar pembaruan, tetapi hanya untuk pekerjaan yang Anda ikuti. Anda juga dapat menanggapi hal-hal langsung dari Kotak Masuk dan membuka pekerjaan dengan cepat.

5. Cara mengatur Asana

Proyek dan tugas adalah unit dasar terpenting di Asana.

Ikhtisar struktur Asana

  1. Organisasi didasarkan pada domain email bersama perusahaan Anda dan menghubungkan semua orang di perusahaan yang menggunakan Asana.
  2. Tim adalah kelompok fungsional di Organisasi yang kemungkinan berkaitan dengan tim umum, seperti pemasaran atau penjualan, atau kelompok fungsional seperti "Kantor NYC".
  3. Proyek disimpan dalam tim (dan Portofolio) untuk melacak semua langkah yang dapat ditindaklanjuti, informasi, dan komunikasi guna mencapai gol, inisiatif, atau tujuan.
  4. Tugas disimpan di proyek dan menjelaskan siapa yang bertanggung jawab atas apa sebelum kapan. Tugas menyimpan semua file, pesan, dan petunjuk terkait sehingga mudah ditemukan di satu tempat.
  5. Portofolio menyimpan kumpulan proyek. Anda dapat menggunakannya untuk melihat semua proyek dan pembaruan status terhadap inisiatif atau tujuan di satu tempat.

Sumber daya lainnya untuk membantu Anda mempelajari cara menggunakan Asana

ILUSTRASI perempuan yang terinspirasi merasa kreatif dan penasaran

Setelah menguasai dasar-dasarnya, Anda dapat terus mengembangkannya, begitu pula dengan tim Asana. Kami memiliki berbagai jenis sumber daya untuk memulai sehingga siapa saja dapat belajar sesuai keinginan.

Saya ingin...Sumber daya
Menonton video singkatTonton Cara Ber-Asana atau klik pelajaran Asana
Mendapatkan pelatihanDaftar latihan langsung atau demo fitur langsung; daftar di Asana Academy
Membaca sepintas artikel kiatPanduan Asana atau Blog Asana
Berbicara dengan seseorangDaftar Forum Komunitas Asana atau rekrut pelatih Asana

Maaf, kami tidak mendukung browser ini

Asana tidak berfungsi dengan browser internet yang saat ini dipakai. Daftar menggunakan salah satu browser yang didukung ini.